Jika Ingin Sukses, Blogger Harus Berani Keluar Dari Sangkar

09.53 16 Comments
Salam sukses dan mulia!. Sobat blogger dan sobat netizen sekalian yang selalu bersyukur dan berbahagia. Lagu bertema "Bagaikan Burung Dalam Sangkar" kembali terngiang anggun dalam benak sanubari dan pikiran saya malam ini. Kebetulan hari ini si Fadhil yang mulai bisa berbicara lancar merengek minta dibelikan burung mungil yang dijual di Pasar Gembrong, Warakas, Jakarta Utara.

Saya merasa kasihan sekali dengan binatang mungil yang menjadi "mainan baru" bocah bagus yang kini mulai menunjukkan "watak keras kepala", yakni kita sebagai orang tua dipaksa menuruti keinginan-keinginan "liarnya". Dan sebagaimana anak-anak kecil seusianya, ia akan nangis dan geger jika kemauannya nggak diturutin.

Untuk mengurangi "rasa bete" burung mungil mainan si Fadhil, saya punya ide untuk meletakkan beberapa lembar daun pohon di taman depan rumah, dengan tetap menyertakan ranting-rantingnya. Saya berharap burung mungil dalam sangkar itu akan sedikit gembira karena bisa bermain-main dengan daun dan ranting tanaman. Benar saja dugaan saya, setelah 1-2 jam saya lihat daun dan ranting tanaman mulai bergeser dan berpindah-pindah posisi.

SAYA BERPIKIR KERAS, BAGAIMANA CARA BURUNG ITU BISA KELUAR DARI SANGKAR?
Bagaimana caranya agar burung mungil tersebut bisa keluar dari sangkar tanpa bantuan manusia? Mungkin jika ada seekor kucing nakal yang kebetulan ngebet pengen memakan si burung, maka akan ada peluang bagi si burung untuk keluar dari sangkarnya.

Si kucing pasti akan menggoyang sangkar atau menubruk sangkar tersebut hingga terjatuh dan pintu sangkar burung terbuka. Saat itulah keajaiban bisa menolong sang burung mungil tersebut. Atau bisa juga burung tersebut akan "modar" diterkam si kucing nakal.

AGAR SUKSES, BLOGGER WAJIB KELUAR DARI SANGKAR
Apa jadinya jika posisi yang kita sebagai manusia dan yang kita alami mirip seperti kondisi si burung mungil dalam sangkar? Yang seolah-olah merasa sulit lepas dari sangkarnya tanpa ada keajaiban, atau merasa jenuh dan terkungkung dengan keadaan yang tidak membahagiakan?

"Sangkar" yang mengurung hidup manusia, termasuk blogger bisa bermacam jenisnya. Bisa berbentuk tekanan kerja, lingkungan yang buruk, masalah keluarga, atau lainnya. Namun "sangkar" terbesar justru ada dalam diri para blogger, yakni "sangkar kemalasan". Sehingga yang ada dalam pikirannya adalah, ingin sukses menjadi blogger, tetapi malas untuk berkarya seperti yang dilakukan para blogger sukses.

Maukah blogger keluar dari "zona nyaman" untuk bisa mewujudkan mimpi-mimpinya? Zona nyaman ini bisa saja berbentuk rutinitas pekerjaan offline yang sudah terbukti mampu mencukupi kebutuhan "perut" keluarga. Tapi di sisi lain batinnya berontak dan mengatakan bahwa hidup bisa menjadi lebih baik dari keadaan sekarang.

Yang sudah diraih sampai detik ini tetap wajib disyukuri dan dinikmati. Tetapi seperti burung mungil dalam sangkar, meskipun sangkarnya terbuat dari emas, tetapi tak akan mampu membuat burung tersebut benar-benar bahagia.

Karna burung diciptakan bukan untuk terkurung dalam sangkar semata, tetapi untuk bisa terbang bebas dan berkicau ria selaras dengan alam. Karena itulah keindahan dan kebahagiaan sesungguhnya untuk si burung.

Nah begitu juga bagi seorang blogger, dia memiliki peluang yang menakjubkan jika mau keluar dari "sangkar kemalasan" yang selama ini telah menjadi "kanker ganas", sehingga ia seolah-olah tak mampu berbuat banyak untuk bisa sukses melalui blog yang dikelolanya.

Alhamdulillah. Saya kali ini nggak mau menyia-nyiakan waktu yang demikian berharga. Dengan usaha dan doa yang beruntun dan berkesinambungan, Insha Allah saya bisa keluar dari "sangkar kemalasan" yang sangat mengkungkung diri ini sehingga kelak apa yang menjadi impian bisa terwujud dengan indah dan menyuguhkan aroma kebahagiaan. Sudah siapkah Sobat keluar dari "sangkar emas"? Salam sukses selalu!.

Jika Ingin Sukses, Blogger Harus Berani Keluar Dari Sangkar

Suatu Pagi Di Stasiun Pasar Senen - Jakarta Pusat

08.02 4 Comments
Salam sukses dan mulia!. Sobat sekalian yang selalu bersyukur dan berbahagia. Kereta api menjadi sarana transportasi darat pilihan yang menjadi rebutan masyarakat Indonesia. Karena dengan menggunakan kereta api perjalanan jarak jauh tujuan luar kota dapat ditempuh 50 persen lebih cepat, jika dibanding dengan menggunakan kendaraan pribadi maupun bus.

Kebutuhan masyarakat akan sarana transportasi jenis kereta api semakin tahun semakim meningkat. Boleh dikatakan saat weekend apalagi musim mudik lebaran, tiket kereta api sangat sulit untuk didapatkan. Hal ini seharusnya menjadi "PR" yang wajib dipikirkan oleh pemerintah untuk diambil solusi agar penyediaan sarana transportasi bisa dilakukan dengan sunguh-sungguh dan dengan usaha yang maksimal.

SUATU PAGI DI STASIUN PASAR SENEN JAKARTA
Pagi itu Stasiun Pasar Senen Jakarta Pusat tampak mulai sibuk melayani para pemudik yang masih antri untuk mendapatkan tiket mudik lebaran nanti. Tampak terlihat kedatangan para penumpang kereta api yang tiba di Stasiun Pasar Senen pagi itu. Mereka rupanya baru saja menghabiskan libur panjang saat ada "hari kejepit", yang tentu saja sangat pas untuk bepergian ke luar kota.

Letak Stasiun Pasar Senen yang berada di daerah Jakarta Pusat membuat rute jalan menuju stasiun ini selalu padat merayap. Apalagi saat jam kerja maupun akhir pekan, kendaraan roda empat harus memperkirakan waktu tempuh yang dibutuhkan untuk sampai ke stasiun.

Hal ini dilakukan sebagai antisipasi jika terjadi kemacetan lalu lintas yang cukup parah dan agar Sobat tidak ketinggalan kereta api yang jam berangkatnya bersifat tepat waktu. Seperti yang sering saya alami, perjalanan menuju ke Stasiun Pasar Senen dari Sukapura yang seharusnya ditempuh selama lebih kurang satu jam menggunakan mobil, bisa molor menjadi 3 jam.

HARGA TIKET KA EKONOMI HAMPIR SAMA DENGAN KA BISNIS
Kereta Api Kelas EKONOMI seharusnya menerapkan tarif yang terjangkau untuk masyarakat yang kurang mampu. Namun kenyataannya tarif KA Ekonomi sering terlihat hampir sama dengan tarif KA Bisnis. Kadang hanya terpaut 20 sampai 30 ribu saja. Ini tentu sangat membebani wong cilik yang benar-benar membutuhkan harga tiket kereta api yang terjangkau.

Meskipun gerbong kereta api Ekonomi yang harganya mahal menyatu dengan gerbong kereta api Bisnis, seharusnya harganya dibedakan. Karena kalau sudah memakai label "Ekonomi", otomatis harga tiketnya bersifat merakyat. Toh sebenarnya, PT KAI sejatinya selalu untung karena kereta api tak pernah terlihat sepi pelanggan.

STASIUN PASAR SENEN - KENANGAN DAN SEJARAH MASA KECIL
Stasiun Pasar Senen menjadi stasiun kereta api yang sering saya singgahi. Karena dari kecil, orang tua saya selalu memilih stasiun ini, terutama ketika Stasiun Tanjung Priok - Jakarta Utara sudah tidak beroperasi lagi untuk tujuan komersial. Kendaraan umum menuju Stasiun Pasar Senen juga melimpah karena tepat di depan stasiun ini ada Terminal Bus Pasar Senen.

Waktu kecil di Stasiun ini saya ingat betul di zaman kereta api Ekonomi masih memperbolehkan pedagang kaki lima, untuk masuk ke dalam gerbong KA butuh perjuangan ekstra. Bahkan sampai ada yang harus masuk lewat jendela toilet kereta yang sudah rusak dan jebol. Di dalam kereta pun suasananya lebih heboh dari keramaian di pasar tumpah atau pasar kaget.

Saya jadi sedih kalau teringat zaman itu. Dan kita patut bersyukur bahwa sistem dan pelayanan kereta api di Pulau Jawa sekarang sudah lebih baik dan manusiawi. Termasuk keamanan dan kenyamanan yang sekarang bisa kita rasakan di stasiun Pasar Senen Jakarta Pusat.

Stasiun Pasar Senen saat ini terlihat sangat sempit, sehingga kendaraan roda empat yang mengantar dan menjemput penumpang sering tak kebagian tempat parkir. Ditambah lagi jalan-jalan menuju ke Stasiun ini terbilang muacete pol. Jadi, Sobat sebaiknya memakai jasa taksi atau ojek roda dua. Sedangkan untuk transportasi online jenis mobil sering harus "kucing-kucingan" jika harus menerima order dari atau menuju stasiun ini.

Pemerintah harus mengagendakan untuk memperluas area Stasiun Pasar Senen, agar bisa menampung kebutuhan para penumpang. Dari mulai lahan parkir, ruang tunggu yang seharusnya banyak disediakan kursi untuk lansia dan anak-anak, dan fasilitas lainnya. Mudah-mudahan nanti akan ada penambahan armada KA dan lintasan kereta yang dibangun lagi. Semoga bermanfaat dan salam sukses selalu!.

Suatu Pagi Di Stasiun Pasar Senen

Komentar Anu Itu Membanjiri Media Sosial

17.55 2 Comments
Salam sukses dan mulia!. Sobat sekalian yang selalu bersyukur dan berbahagia. Akhir-akhir ini ada fenomena aneh yang menimpa akun Media Sosial seperti Google Plus, yakni postingan seseorang yang selalu dibanjir komentar-komentar "sampah" atau dalam bahasa saya komentar "anu itu".

Komentar "anu itu" sangat mengganggu interaksi antar pemilik akun media sosial, terutama bagi para blogger yang kesal karena komentar "anu itu" seperti tak pernah mau berhenti menjalankan aksinya. Ini jelas sangat mengganggu karena seharusnya sebuah komentar nyambung dengan topik / thread yang sedang dibahas.

Ada sebuah tanda tanya besar yang masih menggelayut manja di pikiran saya. Siapakah "pelaku" yang menyebarkan komentar "anu itu"? Siapa "aktor intelektual" dibelakang munculnya komentar anu itu. Yang dulu sering berbondong-bondong menclok di blog Sobat, kini mulai aktif beroperasi di ranah media sosial.

Bisnis komentar anu itu jelas bukan bisnis remeh temeh. Saya curiga, jangan-jangan ini berhubungan dengan situs-situs tertentu, dimana pemiliknya senang dan kenyang karena mendapat milyaran rupiah dari kegiatan ekonomi yang menghalalkan segala cara.

Semoga saja para penebar komentar anu itu bisa segera terbangun dari tidurnya. Dan menyadari bahwa apa yang mereka lakukan sangatlah tidak etis dan saya yakin akan tiba masanya bagi mereka untuk menuai perbuatan yang telah mereka lakukan. Semoga Yang Maha Melihat segera memberi hidayah-Nya untuk para pelaku penyebar komentar anu itu. Salam olahraga!

Komentar Anu Itu Membanjiri Media Sosial

Begadang Bukan Sembarang Begadang - Jebul Asyik Nulis Artikel

11.01 6 Comments

Salam sukses dan mulia! Sobat blogger dan sobat pembaca yang selalu bersyukur dan berbahagia. Sungguh pagi dini hari ini mata saya belum juga bisa dipejamkan agar agenda tidur nyenyak bisa terlaksana dengan baik. Apalagi barusan secangkir kopi telah sukses menghangatkan tubuh saya yang notabene rentan terserang masuk angin.

Setelah saya ingat-ingat ternyata ditemukan fakta bahwa kemarin siang saya sempat tidur siang selama dua jam. Ditambah "euforia diri" karena tahu bahwa besok adalah hari libur, maka makin sulit bagi saya untuk membujuk segerombolan besar sel-sel tubuh untuk bekerja sama agar saya bisa bobo nyenyak tanpa gigitan nyamuk yang seolah tak rela pergi sebelum menghisap darah legit saya...hehehe.

BEGADANG BUKAN SEKEDAR BEGADANG
Acara begadang pagi dini hari ini semakin joss karena semangat diri ini yang tiba-tiba meletup kencang bagai gelombang sunami dari arah laut selatan. Yah, saya benar-benar "feel happy" karena migrasi blog www.dodypurwanto.com yang semula masih menggunakan http, kini sudah bisa unjuk gingsul dengan pesona https yang menawan.

Terus terang saya sampaikan kepada panjenengan semua, sobat-sobatku yang mungkin saat ini sedang mimpi indah tentang gajian yang baru cair dari Google, bahwa saya semula takut alias was-was untuk merubah blog ke model https yang kata pakar per-blogger-an sangat baik dampaknya pada blog.

Singkat kata namun panjang ceritanya, akhirnya settingan blog dari http menjadi https berjalan mulus bak kulit gadis desa yang baru saja mandi keramas di sungai yang membelah sawah-sawah milik para juragan tanah kampung Desa Kebanggan, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas - Provinsi Jawa Tengah.

MENULIS DAN MENGUKIR SEJARAH
Ada sebuah pepatah yang saya comot dari blog Sahabat saya Masbroh.id, yang isinya bahwa orang yang gemar menulis maka ia akan dikenang / terekam dalam sejarah. Dan blogger adalah insan-insan yang tak akan hilang dari sejarah karena tulisan, artikel-artikel yang setiap saat mereka posting akan selalu mewarnai sejarah kehidupan manusia.

Mudah-mudahan hobi positif menulis artikel para blogger di Indonesia yang kita cintai ini bisa menjadi sebuah ukiran sejarah gemilang tetang orang-orang yang selalu teguh pada keyakinan dan mimpi-mimpinya. Keyakinan bahwa segala niat baik akan berbuah "gunung kebaikan" pada masanya nanti.

Semoga acara begadang saya kali ini bisa memberikan manfaat untuk sebanyak mungkin makhluk Tuhan yang selalu bersyukur karena bisa membaca dan menulis. Alhamdulillah, atas anugerah penglihatan yang Tuhan berikan, kita bisa membaca "coretan pesan alam" yang kadang berisi rahasia menakjubkan yang membuat kita semakin bersyukur dan bisa merasakan segunung rasa bahagia. Semoga bermanfaat dan salam sukses selalu!.

Warung Bakso dan Soto Sami Asih Pak Birin - Purwokerto

08.53 5 Comments

Salam sukses dan mulia! Sobat sekalian yang selalu bersyukur dan berbahagia. Menikmati sajian kuliner di luar rumah menjadi alternatif utama keluarga Indonesia yang hobi makan dan jalan-jalan. Berbagai menu kuliner lokal menjadi incaran untuk memenuhi selera lidah orang Indonesia yang tak bisa meninggalkan kelezatan makanan yang sudah lazim dinikmati sebelumnya.

Bakso dan Soto adalah makanan yang sudah sangat akrab di lidah orang Indonesia. Bakso yang diolah dari bahan baku daging sapi lokal sangat enak rasanya, apalagi jika kuah bakso dimasak dengan benar. Demikian juga dengan soto, racikan bumbu rempah pada soto yang berpadu dengan irisan ketupat, kerupuk, dan daging sapi yang empuk, membuat soto menjadi makanan yang dirindukan.

Mencari warung bakso dan soto yang enak di kota Jakarta terbilang sulit ditemukan, jika adapun rasanya belum bisa mengobati kelezatan bakso dan soto di kampung halaman. Akhirnya, saat musim mudik maupun libur panjang adalah saat yang tepat untuk berburu dua makanan favorit saya ini.

Saat mudik ke Kota Purwokerto saya biasanya selalu berkeliling kota ataupun kampung untuk mencari tempat-tempat makan yang enak dan ramai dikunjungi. Perhatian saya tertuju pada sebuah warung bakso saat melintasi Jalan Pramuka Purwokerto.

Warung bakso tersebut bernama "Sami Asih" Pak Birin, yang menjual bakso dan soto khas Wong Banyumas yang memang banyak tersebar di beberapa sudut keramaian Kota Purwokerto. Yah, memang benar bahwa bisnis warung bakso dan soto begitu populer di kota ini.

Para pecinta kuliner tak perlu khawatir dengan kualitas daging sapi di kota ini yang menjadi bahan baku pembuatan bakso. Ada banyak pusat pemotongan daging sapi di kota Purwokerto. Sehingga para pedagang bakso maupun soto selalu memperoleh bahan baku daging sapi segar setiap harinya.

Jika Sobat kebetulan sedang plesiran ke Kota Purwokerto tepatnya di daerah Mersi, Sobat sekalian bisa mampir membeli oleh-oleh khas Purwokerto, yakni "Jenang Jaket" sekaligus melihat-lihat tempat pemotongan daging sapi. Sayang saya belum sempat mengabadikan tempat-tempat tersebut dengan kamera.

Mudah-mudahan saat liburan lebaran nanti, saya bisa mengeksplore lebih dalam setiap sudut Kota Purwokerto. Termasuk mengunjungi tempat wisata terkenal seperti Baturraden untuk menghirup udara pegunungan yang sejuk dan seger. Ayo, plesiran ke Kota Purwokerto dan nikmati berbagai sajian kuliner di kota ini. Semoga bermanfaat dan salam sukses selalu!.

Hikmah Dibalik Review Blog Nino Artikel

09.06 10 Comments
Salam sukses dan mulia! Sobat blogger dan rekan-rekan netizen sekalian yang selalu bersyukur dan berbahagia. Menjadi seorang blogger ternyata merupakan profesi yang asyik dan menyenangkan. Selain bisa menuangkan ide-ide segar melalui artikel, kita juga akan merasakan sebuah jalinan persahabatan antara sesama blogger di Indonesia bahkan di negara lainnya.

ADA HIKMAH DIBALIK REVIEW BLOG
Me-review blog sobat kita atau blog orang lain memberikan kebaikan bersama yang tak bisa diukur dengan uang. Blogger yang blognya kita ulas tentu akan merasa gembira dan bersyukur karena ada seseorang yang turut membangun kesuksesan bersama. Seperti yang belum lama ini telah saya lakukan terhadap blog Sobat kita Nino.

Dengan me-review blog Nino Artikel, Alhamdulillah blog saya ini bisa muncul di halaman pertama google dengan kata kunci "Nino Artikel". Padahal jujur saya utarakan bahwa sejak awal saya tidak pernah sedikitpun terbesit pemikiran untuk hal seperti itu. Saya tak pernah menyangka bahwa blog saya akan ikut "nyantel" dan terbawa (ikut menjadi tenar...hehehe) dengan kata kunci tersebut.

Maka sayapun menemukan sebuah teknik SEO baru yang saya beri istilah dengan "Nebeng Kata Kunci". Jadi ketika kita me-review blog sobat kita, maka kemungkinan besar blog kita akan ikut "nyantel" atau dalam bahasa Jawa adalah "katut", ketika ada sebuah pencarian di Google yang hasilnya menampilkan blog yang kita review tersebut.

Contoh lainnya misalnya begini, karena saya pernah mereview blog Ratutips.com milik teh Vika Hamidah, maka ketika ada orang yang melakukan pencarian dengan kata kunci "ratutips" atau "Vika Hamidah" maka blog saya kemungkinan besar akan ikut tampil di hasil pencarian tersebut, meskipun tidak di halaman pertama. Hal ini tentu saja terus saya pelajari, mengapa bisa terjadi, ada rahasia apa dibalik semua ini?

Maka saya pun berpikir bahwa niat baik / kebaikan yang kita lakukan, akan memberi kebaikan kepada kita nantinya. Jadi, Sobat sekalian jangan ragu-ragu untuk me-review blog milik rekan dan sobat blogger lainnya, agar kita bisa selalu sukses dan maju bersama. Pengalaman yang saya dapatkan dari me-review blog Nino Artikel memberikan sensasi ngeblog yang aduhai dan membekas di dalam dada. Semoga bermanfaat dan salam olahraga!.

Hikmah Dibalik Review Blog Nino Artikel

Senyuman Pilu Guru Honorer Di Bulan Ramadhan

01.19 2 Comments
Salam sukses dan mulia! Sobat sekalian yang selalu bersyukur dan berbahagia. Kabar dari dunia pendidikan kembali membuat kita prihatin. Sekitar 736 ribu guru honorer yang tersebar di seluruh Indonesia dipastikan tidak akan mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) maupun tunjangan lainnya.

Dalam PP No. 19 Tahun 2018 tentang Pemberian THR bagi PNS dan lain-lain, tidak menyebutkan adanya pemberian THR untuk guru honorer tahun ini. Padahal 736 ribu guru honorer rata-rata sudah mengabdi pada negara, turut serta dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa yang sudah mereka laksanakan selama berpuluh-puluh tahun.

MEMBERI THR SAJA TIDAK MAMPU, APALAGI MENGANGKAT PEGAWAI BARU?
Sebagai warga masyarakat biasa saya pun berhak mempertanyakan apa alasan pemeritah tidak memberikan THR untuk guru honorer? Padahal jika selama ini kita jeli memperhatikan statemen pemerintah yang menyatakan "dananya ada, tinggal mau kerja atau tidak!" jelas bertolak belakang dengan kenyataan pahit yang harus dialami para guru honorer.

Jika memberi THR untuk 736 ribu guru honorer yang hanya sekali saja dalam satu tahun pemerintah tidak mampu untuk memberikan, lalu bagaimana bisa terjadi nanti pengangkatan pegawai baru. Atau dalam bahasa subyektif saya mengatakan, dengan kenyataan seperti ini saya meragukan "kemampuan" pemerintah dalam membuka sebanyak mungkin lapangan pekerjaan. Lha wong ngasih THR pengabdi negara yang sudah puluhan tahun bekerja saja ndak bisa kok?

Semoga rekan-rekan guru honorer selalu mendapatkan rezeki yang berlimpah meski bukan melewati pemerintah. Dan selalu diberi kesehatan dan berbagai kebahagiaan lainnya...Aamiin. Semoga bermanfaat dan salam sukses selalu!.

Hanya Saat Musim Mudik, Daerah Merasakan Pemerataan Pembangunan

07.02 6 Comments
Salam sukses dan mulia!. Sobat sekalian yang selalu bersyukur dan berbahagia. Sekitar dua pekan lagi musim mudik lebaran tahun 2018 ini akan mulai semarak menghiasi daerah-daerah di seluruh penjuru tanah air. Mudik menjadi kultur yang "abadi" selama pembangunan "belum" sepenuhnya merata ke seluruh daerah di Indonesia.

Ketika pusat-pusat bisnis, pemerintahan, industri, hiburan, pariwisata, masih berada dan beroperasi di kota-kota besar, maka mudik akan menjadi "ritual" wajib masyarakat Indonesia. Artinya bahwa sejatinya orang Indonesia itu sangat cinta tanah air dan bangsa, cinta keluarga, dan cinta orang tua.
Kerinduan akan kampung halaman menjadi hal lumrah yang dialami masyarakat Indonesia. Ini memberikan "sinyal" bahwa sesungguhnya orang-orang Indonesia lebih merasa nyaman dan betah tinggal dan menetap di daerahnya masing-masing.

UANG ADALAH MOTIVASI PENDUDUK DAERAH HIJRAH KE KOTA
Lapangan pekerjaan yang "terbilang sedikit" di desa / daerah, menjadi faktor utama penduduk desa "hijrah" ke kota-kota besar seperti Jakarta dan tak sedikit pula yang harus "nguli" ke luar negeri. Semua dilakukan karena motif ekonomi yang sangat kuat, orang desa / daerah berharap bahwa kota bisa memberikan kehidupan (penghasilan) yang layak demi kesejahteraan keluarga.

Meskipun sejujurnya rumah di desa lebih nyaman dan luas, namun banyak orang desa yang rela tinggal berdesak-desakan di rumah kontrakan di kota demi bisa tetap bekerja dengan upah yang lumayan menurut versi mereka. Karena bagi "wong cilik" bekerja dengan cara yang halal meski harus "bersitegang" dengan aura kota yang kadang tak begitu ramah, adalah pilihan yang lebih baik.

OTONOMI DAERAH PERLU "SENTUHAN" BARU AGAR LEBIH BERDAYA GUNA
Dengan digulirkannya UU Otonomi Daerah seharusnya daerah punya kewenangan dan kemandirian yang lebih joss dari sebelumnya. Namun, jika secara administratif segala urusan masih terpusat di Ibukota, tentu menjadi kendala besar bagi daerah untuk memberdayakan dirinya.

Arti otonomi daerah sejatinya adalah bahwa pemerintah pusat memberikan kewenangan yang cukup mumpuni bagi daerah untuk menggelontorkan semua aspek perizinan yang akan diberlakukan di daerah. Sehingga para pelaku usaha misalnya, tidak perlu repot bolak-balik ke pusat untuk menyelesaikan urusan tertentu.

Toh kini kemajuan peralatan TIK sudah bisa diandalkan untuk membantu pemerintah pusat "mengawasi" dan membina daerah-daerah agar berkembang lebih pesat dan maju. Tinggal bagaimana caranya agar terbentuk sebuah sistem yang handal yang bisa "menghandle" setiap aspek dalam pembangunan di daerah.

MUSIM MUDIK = PEMASUKAN BESAR UNTUK DAERAH
"Ritual" mudik bagaimanapun juga memiliki manfaat yang besar untuk daerah. Semakin lama musim mudik berlangsung, semakin besar potensi pemasukan daerah. Bayangkan jika ada 100 ribu orang yang mudik ke suatu daerah selama satu minggu misalnya. Kemudian rata-rata para pemudik ini menghabiskan uang satu juta rupiah, maka daerah memiliki pemasukan 100 Miliar. Ini tentu sangat membantu daerah dalam mendongkrak kemandirian dirinya.

Sektor-sektor yang sering menjadi andalan daerah saat musim mudik diantaranya adalah pariwisata, perhotelan, kuliner, hiburan, cindera mata, oleh-oleh khas daerah, termasuk potensi jangka panjang ketika pemudik menginvestasikan uangnya pada sektor bisnis, properti, dan yang lainnya.

Agar semua berjalan optimal, maka daerah harus menyambut gembira kedatangan para pemudik di daerah asalnya masing-masing. Ibarat kata para pemudik ini para penyumbang devisa daerah yang harus diperlakukan dengan ramah dan memuaskan. Jadikan daerah menjadi destinasi yang ramah pemudik. Siapa tahu kelak mereka akan kembali ke desa dan siap membangun desa. Semoga bermanfaat dan salam sukses selalu!.

Hanya Saat Musim Mudik, Daerah Merasakan Pemerataan Pembangunan

Inilah Blog Yang Juga Menginspirasi Saya - Nino Artikel

09.02 14 Comments
Salam sukses dan mulia!. Sobat blogger dan rekan netizen sekalian yang selalu bersyukur dan berbahagia. Menjadi seorang blogger merupakan sebuah pilihan yang terkadang mudah goyah atau lelah dihempas oleh waktu. Padahal, jika kita cermati secara seksama, tidak ada seorang blogger di dunia maya ini yang sukses tanpa perjuangan dan pengorbanan. Termasuk juga mengorbankan waktu yang sering tersisa hanya beberapa saat saja untuk dapat menulis artikel dan mempostingnya pada blog kesayangan.

Jika Sobat pernah mendengar kisah sukses blogger-blogger yang "kedengarannya" bisa diperoleh dalam waktu yang cepat, mungkin Sobat perlu jeli lagi meneliti seperti apa aktifitas blogger tersebut sebelum memutuskan membuat blog atau menulis artikel-artikel yang unik dan berkualitas. Bisa saja mereka sudah mempersiapkan artikel-artikel tersebut jauh-jauh hari dan mereka publish pada waktu dan momen yang tepat. Kita tidak akan pernah tahu "dibalik layar", seperti apa perjuangan mereka dalam membangun blog.

Sehingga, kita sering melihat, ada beberapa blogger yang kelihatannya hanya mengupdate blog beberapa artikel dalam sebulan, namun blog tersebut sangat ramai dikunjungi dan trafiknya terbilang Wow! gede banget gitu lho!. Disinilah kita perlu mencari tahu, dan mungkin sedikit "mengintip", sebenarnya rahasia apa yang membuat blog Sobat kita tersebut menjadi ramai dikunjungi, meski jarang update artikel.

NINO ARTIKEL - BLOG YANG SANGAT MENGINSPIRASI SAYA
Yah benar. Ada salah satu blog yang membuat saya menjadi sangat terinspirasi, yakni blog Nino Artikel. Blog yang beralamat di www.ninoartikel.com ini kalau menurut penilaian subyektif saya tergolong sukses dan makmur....hehehe. Tentu saja trafik blog menjadi pertimbangan utama saya, karena mau tidak mau trafik tetap menjadi idola para blogger yang ingin sukses dan gembira.

Inilah Blog Yang Juga Menginspirasi Saya - Nino Artikel
Inilah Blog Yang Juga Menginspirasi Saya-Nino Artikel

SEO menjadi sebuah kewajiban pada artikel-artikel yang ada pada blog Nino Artikel. Saya melihat bahwa artikel yang ditulis Sobat Nino ini sangat kental nuansa SEOnya. Sayapun sedang berpikir keras mencari jawaban bagaimana Sobat Nino melakukan optimasi SEO dengan canggih dan dahsyat? Dan saya yakin, apa yang ditulis oleh Sobat Nino ini telah melalui proses profesional seperti riset kata kunci, membaca banyak literatur online maupun offline, optimasi SEO, jumlah kata yang memadai, dan berbagai proses lainnya yang kini masih menjadi tanda tanya besar dalam diri saya.

Saya berharap, blog saya ini kelak bisa seperti blog Nino Artikel, meskipun kadang saya menulis artikel masih dengan teknik suka-suka alias sesuka hati saja. Mungkin dengan kita belajar dan memperhatikan tips-tips yang diberikan Sobat blogger lainnya, disitulah ada jalan yang akan terbuka lebar bagi kita untuk melangkah ke gerbang kesuksesan. Semoga bermanfaat dan salam sukses selalu!.

Demi Kesejahteraan Bersama - Notifikasi Cookie Terpasang Pada Blog Ini

07.44 4 Comments
Salam sukses dan mulia!. Hari ini saya dibuat terkejut dengan kotak pesan peringatan saat membuka dashboard Blogger. Kotak pesan tersebut berisikan sebuah informasi yang intinya Google memberitahukan bahwa Hukum Uni Eropa mengharuskan kita untuk memberikan pengunjung blog kita dari Uni Eropa, yakni notifikasi tentang cookie yang digunakan di blog Anda . Dalam banyak kasus , undang-undang ini juga mengharuskan kita untuk mendapatkan persetujuan dari pengunjung blog dari Eropa tersebut.

Informasi tersebut tentu sesaat membuat saya bingung. Dalam kondisi yang serba bingung dan banyak pula rekan-rekan maupun sobat blogger yang memasang notifikasi cookie pada blog mereka, saya akhirnya ikut-ikutan latah memasang "widget" notifikasi cookie dengan harapan agar blog yang saya cintai dan sayangi ini tidak melanggar kebijakan siapapun yang berkepentingan dengan blog saya, terutama dalam kaitannya dengan Google Adsense yang menjadi sumber penghasilan blog ini.

Demi Kesejahteraan Bersama - Notifikasi Cookie Terpasang Pada Blog Ini
Demi Kesejahteraan Bersama - Notifikasi Cookie Terpasang Pada Blog Ini

Hal ini saya lakukan karena dalam kotak pesan tersebut berisi juga informasi sebagai berikut:
"Anda bertanggung jawab untuk mengkonfirmasi pemberitahuan ini benar-benar bekerja untuk blog Anda , dan bahwa hal itu menampilkan . Jika Anda menggunakan cookie lainnya , misalnya dengan menambahkan fitur pihak ketiga , pemberitahuan ini mungkin tidak bekerja untuk Anda".

Nah, kalimat "Anda bertanggung jawab" itulah yang membuat saya menjadi galau, karena terus terang saya kurang begitu paham bahwa notifikasi cookie bisa tampil tanpa saya melakukan apapun. Akhirnya saya mengikuti saran dari Google, yakni dengan memasang fitur dari pihak ketiga untuk menambahkan semacam "widget", sehingga notifikasi cookie bisa nongol pada blog kesayangan.

Kepada Sobat sekalian yang sering berkunjung ke blog saya, saya mohon maaf jika notifikasi cookie yang terpasang di blog saya mungkin sedikit menganggu aktifitas membaca artikel. Setelah menekan tombol "Oke", maka notifikasi cookie tidak akan muncul lagi. Artinya notifikasi ini akan terus muncul sampai tombol "Oke" atau "Learn More" Sobat klik.

Fitur ini saya tambahkan demi mengikuti kebijakan hukum Uni Eropa yang baru, mengingat berdasarkan statistik dari Blogger dan Google ada banyak pengunjung dari negara-negara di Eropa yang sudi mampir di blog saya. Buat mas-mas dan mba-mba "Bule", terima kasih ya sudah mampir di blog saya ini. Semoga bermanfaat dan Salam sukses dan bahagia!.

Kemacetan Lalu Lintas - Akankah Menjadi Permasalahan Abadi Kota Jakarta?

08.32 12 Comments
Salam sukses dan mulia!. Sobat sekalian yang selalu bersyukur dan berbahagia. Sehari-hari jalan-jalan di Kota Jakarta selalu penuh sesak oleh jutaan kendaraan bermotor, baik sepeda motor, mobil, maupun truk-truk besar sekelas kontainer. Seolah-olah ada sebuah "hukum" yang tak bisa terelakkan, yang menyatakan bahwa kemacetan lalu lintas sudah menjadi "tugas dan kewajiban" utama Kota Jakarta.

Selama bertahun-tahun hidup di Ibukota, saya merasakan benar "stress" saat harus melintasi jalanan di Kota Jakarta yang tak bisa bebas dari kemacetan. Bahkan, untuk berangkat dan pulang bekerja saya harus memutar-mutar mencari jalanan atau gang-gang sempit yang dikalkulasi jaraknya terhitung lebih panjang.

Sehingga waktu tempuh perjalanan terasa sangat lama. Resiko melewati gang-gang sempit adalah kecepatan kendaraan yang tak bisa melaju kencang. Apalagi saat banyak warga Jakarta yang sedang mengadakan hajatan pernikahan, para pemilik kendaraan dibuat linglung karena setiap sudut ada saja jalan yang terhalang penuh oleh tenda-tenda acara pernikahan.

Di bulan puasa seperti sekarang ini terasa betul, baik pagi apalagi sore menjelang waktu berbuka puasa, jalanan Kota Jakarta menjadi ramai dijejali warga yang berbelanja makanan untuk berbuka puasa. Begitu pula saat berbarengan dengan "jam kerja" truk kontainer, sering terlihat kendaraan bermotor terhenti selama beberapa saat lamanya, karena tingkat kemacetan yang sudah diambang batas.

SETIAP TITIK DI JAKARTA ADALAH TEMPAT BERANGKAT DAN TEMPAT TUJUAN
Salah satu hal yang menyebabkan Jakarta akan selalu macet adalah tata kota yang menurut saya kurang baik. Setiap titik di Kota Jakarta merupakan tempat berangkat dan juga tempat tujuan. Sehingga baru beberapa meter kendaraan melaju, akan dijumpai banyak persimpangan yang membuat kendaraan terhenti atau melambat dengan sangat pelan sekali.

Jika saja ada jeda sekian kilometer dari lahan di Jakarta untuk ruang terbuka hijau misalnya, maka persimpangan-persimpangan tidak akan terlihat. Logikanya ruang terbuka hijau mengurangi seringnya kendaraan keluar masuk dari tempat tertentu.

AKANKAH KEMACETAN LALU LINTAS MENJADI PERMASALAHAN ABADI KOTA JAKARTA?
Pertanyaan seperti ini tentu selalu muncul dari benak Sobat sekalian bukan? Artinya bahwa kemacetan lalu lintas bukan permasalahan remeh yang bisa dibebankan kepada satu orang atau satu pihak saja. Kemacetan lalu lintas butuh kesadaran dan pemikiran bersama dari semua unsur masyarakat untuk mencari dan berbagi solusi terbaik.

Kemacetan lalu lintas terjadi hampir di semua kota-kota besar di seluruh dunia. Jadi, ini sebenarnya masalah bersama seluruh penduduk yang tinggal di planet biru ini, terutama bagi mereka-mereka yang tinggal di daerah perkotaan. Karena polusi udara yang diakibatkan oleh kemacetan lalu lintas selalu dirasakan dampaknya pada kesehatan masyarakat secara umum.

Sebagai warga negara yang baik, saya akan dengan senang hati turut serta, jika suatu hari nanti pemerintah mengajak masyarakat untuk "urun rembug" dalam dialog terbuka maupun dialog melalui dunia maya (internet), tentang bagaimana solusi mengatasi kemacetan lalu lintas. Kita tentu berharap, agar kemacetan lalu lintas tidak akan menjadi "permasalahan abadi" Kota Jakarta maupun kota-kota lainnya di Indonesia. Salam sukses dan mulia!.

Jakarta dan Kemacetan Lalu Lintas

Jalan-Jalan Ke Dusun Bambu Lembang - Bandung

20.24 8 Comments
Salam sukses dan mulia!. Sobat sekalian yang selalu bersyukur dan berbahagia. Liburan menjadi acara yang selalu dinanti untuk melepas penat dan lelah karena aktifitas dan kesibukan sehari-hari. Apalagi bagi Sobat yang bekerja di kota besar seperti Jakarta, maka sangat terasa sekali betapa polusi, kemacetan lalu lintas, menjadi sajian empuk sehari-hari. Tak jarang kadang kita seperti dihinggapi aura "stress" yang sangat berlebihan.

Pada hari Minggu, tanggal 6 Mei 2018 saya dan rombongan keluarga besar SMP Gunung Jati melaksanakan acara pelepasan peserta didik Kelas IX di Kota Bandung. Dengan menggunakan jasa travel "Raffa Tour & Travel" kami berangkat Minggu pagi dengan menggunakan 2 buah bus besar dan 1 buah bus tanggung. Tempat wisata pertama yang kami kunjungi adalah Dusun Bambu di daerah Lembang, Bandung - Jawa Barat. Selain itu kami juga mengunjungi tempat wisata seperti Situ Patenggang, Kawah Putih, dan Cibaduyut.

Jalan-Jalan Ke Dusun Bambu Lembang - Bandung

Jika diperhatikan dengan seksama, berwisata di Dusun Bambu ini sebenarnya mirip saat kita mendatangi kawasan pedesaan, namun bedanya di tempat ini semuanya serba tertata rapi dan diolah secara profesional. Saya sangat kagum dengan keberadaan obyek-obyek wisata yang ada di Bandung atau daerah lainnya di Provinsi Jawa Barat, karena semua terlihat sangat terawat dan bisa mendatangkan banyak wisatawan.

Dengan melihat destinasi wisata Dusun Bambu, saya berharap, di Kota Purwokerto - Jawa Tengah, yang notabene merupakan kampung halaman saya, akan bermunculan tempat-tempat wisata baru yang dikelola dengan baik. Begitu juga dengan tempat wisata yang sudah ada agar dipercantik lagi untuk menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara.

Wisata alam pedesaan yang sejuk dan asri
Gambar: dusunbambu.com

Untuk saat ini saya melihat tempat-tempat wisata yang ada di Jawa Barat lebih terurus secara profesional ketimbang tempat-tempat wisata yang ada di Jawa Tengah. Padahal, Jawa Tengah juga memiliki tempat-tempat wisata yang tak kalah menarik. Butuh dukungan dari berbagai pihak agar dunia pariwisata di Jawa Tengah bisa maju seperti di Jawa Barat.

Dengan demikian pendapatan daerah Provinsi Jawa Tengah akan bertambah dan berguna untuk melanjutkan pembangunan. Acara jalan-jalan ke Dusun Bambu mengingatkan kepada saya, bahwa desa-desa di Banyumas - Jawa Tengah memiliki potensi untuk dijadikan kawasan wisata alam yang jika di kelola dengan baik akan meningkatkan kesejahteraan warganya.

Meme Tentang THR - Antara Harapan, Doa, dan Keajaiban

08.53 4 Comments
Salam sukses dan mulia!. Sobat sekalian yang selalu bersyukur dan berbahagia. Sudahkah Sobat mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) saat ini? Hemm...jika sudah bersyukurlah, dan jika belum maka perbanyak bersyukur dan berdoa. Karena dengan bersyukur niscaya Tuhan akan selalu mendatangkan rezeki yang berlimpah dan berkah dalam berbagai bentuk, termasuk THR tentunya.

Bagi para pegawai negeri atau karyawan tetap perusahaan yang baik hati, THR tinggal menunggu hitungan minggu atau mungkin hari. Ada kabar bahwa PNS akan mendapatkan aneka tunjangan di bulan Juni nanti. Wah! Senang sekali ya mereka-mereka yang beruntung itu. Hemm...lalu bagaimana dengan Sobat dan saya?
Hehehe...

Belakangan ini di berbagai grup media sosial ramai bersliweran postingan berupa meme tentang Tunjangan Hari Raya alias THR. Meme tersebut isinya mengabarkan bahwa setiap anggota grup, seperti pada grup WhatsApp misalnya, dikabarkan akan mendapatkan THR dari para admin grup. Benarkah?

ANTARA HARAPAN, DOA, DAN KEAJAIBAN
Meskipun pesan yang diberitakan melalui meme tersebut adalah "bohong" alias tidak mungkin terwujud, namun alangkah baiknya kita semua meresponnya dengan baik, yakni tetap berdoa dan berharap agar itu semua menjadi kenyataaan. Lumayan kan jika satu grup kita dapat jatah THR 1 juta dikalikan banyak grup yang kita ikuti? Hehehe....

Meskipun THR belum benar-benar didapatkan, rasa optimis mesti kita perbesar. Semoga Allah swt. melimpahkan banyak rezeki di bulan Ramadhan yang penuh berkah dan ampunan. Agar kita tetap bisa menjalani aktifitas di bulan suci ini dan lebaran nanti dapat berkumpul dengan orang tua dan sanak keluarga, serta para sahabat yang sudah merindukan kita...Aamiin.

Dan jangan lupa, bagi Sobat yang kebetulan dikaruniai rezeki yang lebih, untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Sedekah itu tidak harus dengan uang, dengan semangkuk kolak atau secercah senyuman sudah termasuk amal yang InshaAllah bermanfaat.

Bagi ibu-ibu yang mungkin akan berbelanja, harap tetap waspada agar tidak mengundang perhatian orang-orang yang ingin berbuat "jahat". Tetap hemat dalam berbelanja, terus berdoa memohon keselamatan dan kebaikan lainnya. Dan untuk tetap bersyukur dan terus bersyukur dimanapun kita beraktifitas dan bekerja. Kita berharap bahwa meme tentang THR itu bisa menjadi kenyataan...Aamiin. Salam sukses dan mulia!.

Meme Tentang THR, Gambar: WhatsApp Group

Semoga Lulusan SMK Gunung Jati Sukses dan Bahagia

07.09 Add Comment
Salam sukses dan mulia!. Sobat sekalian yang selalu bersyukur dan berbahagia. Alhamdulillah pada tahun pelajaran 2017-2018 ini SMK Gunung Jati Jakarta telah sukses meluluskan sebanyak 180-an peserta didik baik dari jurusan Akuntansi maupun Administrasi Perkantoran. Setelah menempuh Ujian Sekolah (US/USBN) dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), InshaAllah mereka semua siap berkarya membangun bangsa.

Selama lebih kurang tahun kami para pendidik di SMK Gunung Jati telah berusaha memberikan pendidikan secara tulus dan maksimal, meskipun mungkin masih ada sedikit kekurangan dalam beberapa hal. Kami senantiasa mendoakan agar para penerus kemajuan bangsa ini bisa memberikan sumbangsih terbaik untuk negeri ini.

Terbesit harapan besar dari segenap dewan guru agar mereka bisa menjadi generasi muda yang mampu berkarya secara mandiri, kreatif, inovatif, dan melakukan semua hal yang berkaitan dengan karir mereka yang dilandasi rasa tanggung jawab yang tinggi dan penuh kejujuran. Integritas dan semangat dalam bekerja selalu kami "tanamkan" melalui berbagai mata pelajaran yang mereka pelajari selama sekolah.

Di tengah berita tentang banyak lulusan SMK di Indonesia yang masih menganggur, kami tetap optimis dan berdoa agar para peserta didik kami dapat bekerja atau berbisnis dengan lancar. Bisa membahagiakan orang tua dan menjadi contoh yang baik di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing.

Sehingga kehadiran mereka di masyarakat akan menjadi generasi "problem solver", dan bukan menjadi bagian dari generasi "problem maker". Sukses untuk kalian generasi yang cerdas dan gemilang, semoga Allah swt. selalu melimpahkan rahmat dan pertolongan-Nya untuk kalian semua. Salam sukses dan mulia!.

Semoga Lulusan SMK Gunung Jati Sukses dan Bahagia

Berpose Bersama Siswa Jurusan Administrasi Perkantoran

Kraca - Sajian Khas Ramadhan Di Purwokerto

05.24 6 Comments
Salam sukses dan mulia! Sobat sekalian yang selalu bersyukur dan berbahagia. Kebutuhan masyarakat akan makanan yang unik dan lezat di bulan Ramadhan sangatlah tinggi. Tak jarang, berbagai macam jenis makanan memang hanya dapat dijumpai dan ramai diperjualbelikan saat Ramadhan. Sehingga kita akan kesulitan mencari dan membeli jenis kuliner tersebut diluar bulan puasa.

Salah satu kajian khas puasa yang saat ini mulai banyak tersedia di beberapa sudut Kota Purwokerto adalah KRACA. Jenis makanan berprotein tinggi yang disukai warga Purwokerto dan sekitarnya. Kraca merupakan jenis keong kecil yang hidup di area persawahan. Keong jenis ini berbeda dengan keong yang hidup di kolam atau sungai.

Sekitar 7 tahun yang lalu, hanya segelintir pedagang yang menjual Kraca. Namun, saat ini Kraca sudah mulai dijajakan di beberapa sudut Kota Purwokerto. Sobat dapat membeli makanan ini antara lain di daerah Kauman, Bobosan, Cikebrok, dan sudut lainnya di Kota Purwokerto.

Karena bumbu Kraca ini tergolong sangat pedas, maka disarankan untuk tidak mengkonsumsi makanan ini dalam keadaan perut kosong. Sebagai pelengkap kita dapat menikmati makanan lezat ini bersama segelas teh manis hangat atau secangkir teh tubruk yang pahit dan legit. Maka rasa gurih, asin, manis, pedas, dan rempah lainnya akan sangat memanjakan hari-hari Sobat sekalian. Salam sukses dan mulia!

Kraca, Gambar: Instagram @infopurwokerto.

Kecelakaan Maut Di Bumiayu - Perlunya Pembenahan Sistem Transportasi

09.11 10 Comments
Salam sukses dan mulia!. Sobat sekalian yang selalu bersyukur dan berbahagia. Berita duka kembali terdengar hari Minggu, 20 Mei 2018. Sekitar pukul 16.30 WIB di Desa Jatisawit, Kecamatan Bumiayu, Brebes - Jawa Tengah telah terjadi kecelakaan "maut" yang melibatkan sebuah truk tronton bermuatan gula pasir dan menabrak empat buah bangunan, belasan sepeda motor, dan sebuah mobil. 11 orang dikabarkan meninggal akibat kejadian naas ini.

Truk yang bergerak dari arah Purwokerto menuju Tegal ini diduga mengalami rem blong, sehingga sopir truk tidak dapat mengendalikan laju truk saat melintasi kondisi jalan raya di Bumiayu yang memang sedang sangat ramai mengingat banyak warga yang sedang "ngabuburit" menunggu waktu berbuka puasa.

Kejadian ini tentu sangat memukul para keluarga korban dan membuat masyarakat geram. Ini mengingat bukan kali pertamanya kecelakaan seperti ini terjadi. Masyarakat sering menyaksikan kejadian-kejadian seperti ini sebelumnya. Jalur Purwokerto - Buniayu - Tegal, merupakan jalur berliku dan menanjak / menurun yang sebenarnya sangat tidak cocok dilalui kendaraan super berat seperti truk bermuatan gula pasir tersebut. Jangankan truk, sepeda motor yang melintasi jalur ini pun harus ekstra hati-hati agar tetap selamat sampai tujuan.

Truk Tronton Bermuatan Gula Pasir

Agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali, pemerintah Provinsi maupun Pusat mesti merubah sistem transportasi yang selama ini berjalan. Terutama berkaitan dengan pengiriman barang yang melebihi kapasitas / batas kelayakan kendaraan yang digunakan. Bisa saja dibuat aturan agar truk-truk super berat ini diperbolehkan melintas namun dengan menerapkan standar keselamatan lalu lintas. Saya membayangkan seandainya produk-produk sembako ini bisa dikirim menggunakan moda transportasi yang lebih aman (seperti kereta api), niscaya akan membantu kelancaran arus lalu lintas antar kota antar provinsi, terutama di Pulau Jawa.

Sayang seribu kali sayang, negara yang sebenarnya kaya akan sumber daya alam ini masih saja kesulitan membangun sarana dan prasarana transportasi. Saya jadi berpikir, seandainya dulu "VOC/Belanda" tidak membangun rel kereta di Jawa, akankah ada jalur kereta seperti yang kita gunakan sekarang? Lambat maupun cepat kita berharap, permasalahan seputar transportasi, lalu lintas cepat tertangani dan mendapatkan solusi yang terbaik. Sehingga masyarakat bisa merasa aman dan nyaman saat bepergian keluar kota. Salam sukses dan mulia!.

Sambel Goreng Tempe Ireng - Sensasi Kuliner Dari Desa

09.24 8 Comments
Salam sukses dan mulia!. Sobat sekalian yang selalu bersyukur dan berbahagia. Kuliner menjadi hal istimewa yang menjadi ciri khas suatu daerah. Di Indonesia terdapat berbagai macam jenis makanan yang tidak dijumpai di daerah lainnya. Meskipun ada, biasanya rasa dan suasana tempat makannya tak senikmat di daerah asalnya.

Di sebuah desa di kabupaten Banyumas, Jawa Tengah terdapat sebuah sajian kuliner yang sangat istimewa dan tak bisa dinikmati di desa lainnya. Adalah sebuah makanan yang diberi nama "Sambel Goreng Tempe Ireng", yang berasal dari desa Dawuhan Kulon / Dawuhan Wetan, Kecamatan Kedung Banteng, Kabupaten Banyumas - Jawa Tengah.

Sambel goreng tempe ireng menjadi begitu istimewa karena bahan bakunya yang berbeda dengan sambel goreng tempe biasa. Tempe yang dibuat dengan perpaduan kedelai biasa dan kedelai hitam ini menghasilkan cita rasa makanan yang gurih, manis, pedas, asin, dengan keseimbangan rasa yang membuat Sobat ketagihan.

Bumbu yang disertakan pada Sambel Goreng Tempe Ireng dan yang membuatnya terasa lezat adalah bercampurnya cabai merah dan cabai hijau yang beradu mesra dengan irisan pete yang aduhai wanginya. Makanan ini biasa disajikan dengan nasi liwet yang pulen hasil panen masyarakat desa. Dengan taburan buah "Cimongkak" semakin gurihlah rasa Sambel Goreng Tempe Ireng ini.

Meskipun orang tua saya tinggal di Kecamatan Sumbang, yang notabene bersebelahan dengan Kecamatan Kedung Banteng, namun makanan olahan dari bahan baku tempe kedelai hitam ini tidak dijumpai di desa lain, maupun kecamatan lainnya di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Banyak teman, maupun sanak keluarga yang sudah mengakui kelezatan Sambel Goreng Tempe Ireng ini. Sehingga sebanyak apapun porsi yang saya bawa selalu habis dan ludes sampai hanya tersisa piringnya saja.

Terbesit keinginan untuk menjual menu Sambel Goreng Tempe Ireng ini di sebuah warung makan yang bisa dinikmati pencinta kuliner di Banyumas. Namun apakah itu bisa terwujud atau tidak, saya belum bisa merancangnya sekarang. Mungkin nanti, bila saya sudah "balik kampung mbangun desa", saya bisa mewujudkan keinginan tersebut.

Yang jelas saya melihat bahwa perkembangan industri kuliner di Kota Purwokerto terpantau begitu pesat dan menakjubkan. Berbagai cafe, resto, warteg, dan berbagai macam tempat kuliner begitu melimpah. Sehingga ada istilah, setiap sudut kota, di situ ada makanan lezat yang bisa disantap bersama teman atau keluarga.

Mengingat bahan bakunya yang terbilang langka dan terbatas, saya berharap Sambel Goreng Tempe Ireng dari desa Dawuhan Kulon dan Desa Dawuhan Wetan yang sudah saya sebutkan tadi akan tetap ada dan bisa dinikmati saat hari raya tiba nanti. Semoga bermanfaat dan selamat ber-kuliner ria!.

Sambel Goreng Tempe Ireng

Bahan Baku "Tempe Kedelai Hitam"

Antara Gojek dan Masalah Pengangguran Di Indonesia

07.31 4 Comments
Salam sukses dan mulia!. Sobat sekalian yang selalu bersyukur dan berbahagia. Bekerja merupakan aktifitas mulia manusia sebagai wujud kepedulian dan kasih sayang kepada anggota keluarga yang dipimpinnya. Dengan bekerja orang akan merasa bahwa ia telah menjadi makhluk yang berguna karena bisa tetap berkarya untuk keberlangsungan hidup keluarga.

Kalau dirunut lebih dalam, menurut amanat UUD 1945, pendidikan, kesehatan, dan lapangan kerja merupakan hal yang menjadi tanggung jawab negara untuk memastikan bahwa ketiga hal tersebut bisa didapatkan secara merata bagi seluruh rakyat Indonesia. Baik yang tinggal di wilayah perkotaan maupun di pedesaan. Intinya semua warga negara menghendaki kesejahteraan yang bisa mereka rasakan sampai ke pelosok desa maupun wilayah terpencil lainnya.

Lapangan kerja seringkali menjadi "janji politik" calon pemimpin, baik calon presiden maupun calon kepala daerah yang didengung-dengungkan selama masa kampanye. Hal semacam ini menjadi "jurus maut" untuk dapat meraih suara terbanyak saat pemilu maupun pilkada. Namun, apakah janji-janji tersebut benar-benar sudah terwujud? Hanya Sobatlah yang bisa menjawabnya.

SEBUAH LAPANGAN KERJA BERNAMA GOJEK
Kehadiran perusahaan transportasi online atau daring menjadi tetesan air yang turun di wilayah padang pasir. Sehingga mampu mengurangi "kehausan" bagi ratusan ribu orang yang membutuhkan pekerjaan. Sobat lihat betapa luar biasa banyaknya jumlah pengemudi transportasi online seperti Gojek, Grab, Uber, dan yang lainnya.

Saya berterima kasih kepada para startup di bidang transportasi online, karena atas jasa merekalah ratusan ribu orang bisa memperoleh pekerjaan yang halal dan berkah. Dan hati saya kadang miris, terbesit sebuah pertanyaan, bukankah penyediaan lapangan kerja ini adalah tanggung jawab pemerintah?

Jadi, meskipun kehadiran Gojek dan kawan-kawan masih sering memunculkan "gesekan kecil" dengan moda transportasi lainnya, saya merasakan bahwa membludaknya para pengemudi Gojek dan lain-lain adalah sebuah nyanyian wong cilik. Dan tembang yang mereka nyanyikan adalah:"Kami butuh kerja, kami butuh makan. Keadilan manakah yang bisa membuat kami sejahtera?".

Antara Gojek dan Masalah Pengangguran Di Indonesia

Hayo, Siapa Yang Hobi Tidur Selepas Sahur?

03.32 4 Comments
Salam sukses dan mulia! Sobat sekalian yang selalu bersyukur dan berbahagia. Bulan puasa menjadi bulan yang unik dan penuh keberkahan. Puasa menurut banyak ahli kesehatan sangat bermanfaat bagi vitalitas sel-sel tubuh manusia, yang sudah mulai rusak karena faktor usia. Sekitar 30 persen sel-sel tubuh akan "diregenerasi" jika kita berpuasa penuh selama satu bulan.

Ada dua momen yang menunjukkan kenikmatan luar biasa bagi orang berpuasa. Yakni, momen saat sahur dan berbuka puasa. Saat berbuka kita merasakan nikmat yang luar biasa saat seteguk air menjadi hal yang berharga sebagai pelepas dahaga dan ungkapan syukur kita kepada-Nya.

Nah, hal berbeda dirasakan saat melaksanakan sahur di pagi hari sebelum Subuh. Di hari-hari pertama puasa, sahur menjadi hal yang cukup mengagetkan, karena biasanya pada jam-jam segitu kita belum terbiasa makan nasi. Lambat laut perut dan tubuh menjadi terbiasa untuk makan sahur meskipun mata masih terasa mengantuk.

Sehabis makan sahur, maka kewajiban menjalankan ibadah Salat Subuh harus segera dilaksanakan. Jika kita menunda Salat Subuh, maka rasa kantuk akan terus menggoda sampai kita telat melaksanakan ibadah Salat Subuh.

Tidur selepas sahur (sesudah salat Subuh) menjadi agenda utama bagi sebagian besar masyarakat Muslim di tanah air. Apalagi bagi mereka yang baru bisa merem diatas jam 11 malam, maka rasa kantuk akan menghantui kita selepas sahur.

Acara tidur selepas sahur sebenarnya tidak dianjurkan, karena sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh. Usahakan agar Sobat memberikan waktu jeda, yakni tidak langsung tidur sekepas sahur.
Di bulan puasa, habis sahur memang ngantuk karena perut terisi, tapi jangan langsung tidur, sebab ketika tidur semua organ dalam tubuh akan melambat metabolisme nya, seperti usus dan lambung akan lambat dalam mencerna makanan, akibatnya makanan tidak tercerna dengan sempurna, makanan yang tidak tercerna secara sempurna akan di "makan" oleh bakteri buruk.

Jumlah bakteri buruk di lambung dan usus menjadi dominan, dimana sifat bakteri ini adalah anaerob (miskin oksigen), hasil metabolisme bakteri bersifat asam. Bakteri akan menghasilkan zat asam nitrit yang bersifat SANGAT ASAM dan Asam nitrit akan meningkatkan derajat keasaman tubuh. Derajat keasaman tubuh meningkat drastis akan membebani sistem metabolisme tubuh.

Asam nitrit itu sangatlah beracun untuk liver anda!. Liver akan bekerja keras melawan racun, sel darah putih akan gencar diproduksi untuk melawan bakteri jahat tadi. Sehingga tubuh akan bekerja ekstra keras hanya untuk menghilangkan racun. Kemudian terjadi penumpukan gas racun amonia dalam tubuh anda akibat makanan yang tidak tercerna menjadi busuk dalam usus dan lambung anda.

Tidur yang dianjurkan saat sedang berpuasa adalah tidur beberapa menit menjelang waktu Dhuhur, atau satu dua jam selepas Salat Duhur. Jika Sobat terpaksa harus tidur selepas sahur, usahakan agar tidak lebih dari dua jam. Semoga Sobat senantiasa sehat dan bahagia di bulan yang penuh rahmat dan ampunan ini. Salam sukses dan mulia!.

Hayo, Siapa Yang Hobi Tidur Selepas Sahur? Gambar: WhatsApp Grup

Semoga Malam Ini Hujan Turun Membasahi Jakarta

08.47 6 Comments
Salam sukses dan mulia!. Sobat sekalian yang selalu bersyukur dan berbahagia. Sudah beberapa minggu sebagian besar wilayah kota Jakarta tak diguyur hujan. Cuaca terik dan panas sangat terasa terutama saat malam hari dimana penduduk kota Jakarta sedang menjalankan ibadah di bulan Ramadhan 1439 H ini. Bagi warga yang rumahnya sudah terpasang pendingin udara (AC) tentu tidak menjadi persoalan yang berarti, namun bagi warga yang masih menggunakan kipas sebagai pendingin tentu merasakan betul panasnya udara Jakarta.

Cuaca yang panas tentu membuat tubuh cepat merasa lelah dan keringatpun menjadi rutinitas seharian penuh, yang selalu mengucur bak air rembesan di sumber mata air tebing sungai di desa. Tentu kita semua berharap bahwa kota Jakarta akan turun hujan meski hanya sejenak untuk sekedar mendinginkan suhu udara yang sudah mencapai 34 derajat celcius. Cuaca tahun ini tergolong aneh dan sangat menyiksa, saya mendengar wilayah Bekasi sudah beberapa kali diguyur hujan. Jakarta Oh Jakarta.

Jika Turun Hujan, Ruang Kelas Dibawahnya Akan Terendam

Namun, dibalik harapan dan doa agar Jakarta diguyur hujan, saya memiliki kekhawatiran karena kebetulan dua buah ruang kelas sekolah kami sedang diperbaiki atapnya. Lokasi ruang kelas yang berada di lantai dua sekolah kami, membuat kami khawatir jika hujan turun maka ruang kelas yang ada di lantai satu akan terendam air hujan. Kekhawatiran ini tentu harus diterima dengan ikhlas karena kepentingan warga Jakarta yang menginginkan udara yang lebih sejuk adalah hal utama.

Sehingga sayapun tetap berdoa agar hujan turun di beberapa kelurahan di Jakarta dan tidak mengguyur deras di sekitar sekolah kami. Jadi, seandainya saya boleh meminta, hujan turun deras di Sukapura dan lainnya, namun tidak untuk kelurahan Sungai Bambu tempat dimana sekolah kami sedang diperbaiki atapnya. Mungkin ini adalah doa yang terdengar aneh dan egois. Tapi saya tetap bersyukur bahwa Jakarta tetap aman dan semoga tidak ada lagi "gangguan keamanan" seperti yang terjadi di kota lainnya. Dan Indonesia kembali tenang dan damai.

Suara gemuruh kilat yang menyambar sudah terdengar dari langit kelurahan Sukapura, Jakarta Utara. Akankah ada beberapa tetes air yang menyejukkan suasana Ramadhan disini? Semoga yang terbaik akan selalu Allah swt. limpahkan untuk para penduduk bumi. Selamat menjalankan ibadah puasa untuk saudaraku kaum Muslim di seluruh penjuru tanah air. Salam sukses selalu!.

Buah dan Sayuran - Menu Penyegar Badan Selama Ramadhan

03.07 10 Comments
Salam sukses dan mulia! Sobat sekalian yang selalu bersyukur dan berbahagia. Memasuki hari kedua bulan Ramadhan menjadi saat yang tepat untuk memastikan bahwa makanan yang kita konsumsi dalam berbuka puasa maupun sahur, mengandung segenap gizi dan vitamin penting agar kebugaran tubuh tetap terjaga selama puasa.

Bagi sebagian orang akan memilih menu berbuka puasa dengan lebih luwes karena tersedia banyak pilihan. Lain halnya pada waktu sahur, karena keterbatasan waktu banyak keluarga memilih menu sahur ala kadarnya. Terutama menu makanan yang diolah dengan cara digoreng, tentu menjadi pilihan disebabkan oleh kemudahan dan kepraktisan dalam membuatnya.

Buah dan Sayuran - Menu Penyegar Badan Selama Ramadhan

Jika Sobat cinta keluarga, stop melakukan "hal kurang baik" seperti itu. Karena makanan yang dikonsumsi anggota keluarga sangat berpengaruh terhadap kebugaran dan kesegaran tubuh mereka saat berpuasa. Jangan biarkan anggota keluarga menjalani hari-hari di bulan Ramadhan dengan penuh rasa lemah, letih, dan lesu.

Agar tubuh tetap segar dan bugar, buah-buahan dan sayuran bisa Sobat jadikan menu wajib selama bulan puasa. Buah menyimpan kandungan air yang cukup tinggi yang bisa mengatasi "dehidrasi ringan" saat berpuasa. Berbeda jika Sobat meminum langsung air putih atau lainnya, kandungan air pada buah akan terserap lebih lama dalam tubuh. Ini tentu akan memberikan semacam kesegaran tambahan pada tubuh manusia.

Lauk Pauk Yang Mengandung Protein Baik Untuk Tubuh Saat Berpuasa

Sayuran juga mengandung berbagai macam vitamin, mineral, dan zat-zat gizi lainnya yang dibutuhkan tubuh manusia. Kombinasi yang apik antara buah dan sayuran akan menjadi menu penyegar selama bulan Ramadhan. Tambahkan beberapa lauk pauk yang memiliki kandungan protein tinggi agar tubuh tidak kekurangan asupan energi. Kurangi konsumsi makanan berlemak seperti gorengan dan tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi air dingin (air es) saat sahur. Selamat menjalankan ibadah puasa!.

Jangan Berhenti Bermimpi - Karena Hari Esok Adalah Milik Kita

08.20 4 Comments
Jangan Pernah Berhenti Bermimpi, Karena Hari Esok Adalah Milik Kita. Saya ingat betul sewaktu masih duduk dibangku SD, almarhum Simbah sering melantunkan kalimat-kalimat motivasi yang kebanyakan diucapkan dalam bahasa Jawa. Meskipun saya kadang-kadang kurang memahami makna atau pengertiannya jika dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari.

Namun Simbah adalah sosok yang luar biasa dan bisa dijadikan teladan yang baik bagi keluarga (anak cucu) dalam banyak hal. Simbah selalu memberikan doa dan dukungan kepada anak-anak dan cucu kesayangannya. Simbah selalu "mengajarkan" bahwa kita kudu selalu optimis dan kuat menghadapi berbagai macam situasi / keadaan yang dialami dalam kehidupan.

Jangan Berhenti Bermimpi - Karena Hari Esok Adalah Milik Kita

Salah satu pesan utama yang selalu disampaikan Simbah adalah sebuah pesan agar anak cucunya tidak pernah berhenti berdoa, tidak pernah berhenti bermimpi, dan juga melakukan usaha dengan sungguh-sungguh tanpa kenal lelah. Karena impian dan doa adalah dua sisi kekuatan yang sejatinya bisa "dikolaborasikan" untuk mendongkrak kesuksesan sekaligus kebahagiaan.

Jika kita berhenti bermimpi, maka kita seperti tak ada bedanya dengan makhluk ciptaan Tuhan lainnya, yang hanya bisa makan, tidur, cari makan lagi, dan seterusnya. Padahal "jeroan" dan "software" yang ditanamkan pada diri manusia merupakan hal luar biasa yang telah diakui ciptaan-ciptaan Tuhan lainnya sebelum manusia resmi menjadi penghuni bumi. Buktikan bahwa kita adalah makhluk yang berbeda dan lebih mumpuni untuk menjadi "wakil Tuhan" di alam yang sementara ini. Salam Olahraga!.

Oh Ternyata Aku Tak Sendiri - Sahabatku Itu Seorang Blogger

07.07 14 Comments
Salam sukses dan mulia!. Sobat sekalian yang selalu bersyukur dan berbahagia. Saya ingat betul pada waktu pertama kali mengenal istilah blog maupun profesi blogger. Pada waktu itu saya dikenalkan oleh seorang teman kuliah yang terlebih dulu berkiprah di jagat bisnis online. Kami bertiga sering bertukar pikiran dan saling membantu agar pemahaman kami tentang blog ataupun bisnis online makin terasah.

Singkat kata namun panjang cerita, kami bertiga sama-sama memiliki blog dengan style dan tema sesuai selera masing-masing. Dan karena kami bertiga telah disibukkan dengan pekerjaan offline, saya melihat kedua teman kuliah tersebut sudah jarang aktif ngeblog lagi. Jadilah saya seorang diri membangun dan merawat blog.

Sayapun mulai menulis sebanyak mungkin artikel dan mendapatkan sobat-sobat baru, blogger energik dari berbagai penjuru tanah air. Sosok blogger-blogger yang tak mampu saya sebutkan namanya satu persatu itu telah memberi warna dalam merawat blog dan tentu saja memberikan semacam spirit untuk terus bertahan.

Kini spirit itu seperti mendapatkan suplai energi baru semenjak "kehadiran tak terduga" seorang sahabat yang kini ternyata sudah menjadi seorang blogger desa yang aktif dan produktif. Sahabat saya yang bernama M. Sukman Ibrahim asal Gumelar Banyumas itu seperti membangunkan "singa" yang sedang tidur.

Padahal dulu waktu aktif di berbagai organisasi kemahasiswaan, saya dan Sahabat Sukman tak pernah membayangkan ada sebuah dunia maya yang bisa menjadi "ladang amal" dan juga uang bagi penggiatnya. Dulu aktifitas kami terkait dengan membaca buku, berdiskusi, terlibat dalam acara sosial, dan berbagai aktifitas keorganisasian lainnya.

Oh...Ternyata, Dia Seorang Blogger Dari Desa

Meskipun demikian, dulu sebenarnya kami berdua sudah berkenalan dengan beberapa penerbit di Yogyakarta seperti Kanisius, LKiS, dan berbagai penerbit lokal lainnya. Artinya pemahaman kami berdua tentang media sudah terasah karena memang pernah terlibat juga di sebuah organisasi pers kampus.

Akhirnya kini saya seperti merasa tak sendiri lagi, ada makhluk Tuhan yang bertempat tinggal di desa sedang mengutak-atik blog-blog miliknya. Meskipun Sahabat saya itu hanya bisa mengandalkan internet "kantor kelurahan", namun semangatnya sangat tinggi untuk menekuni dunia online dan pernak-perniknya.

Dan sampai sekarang pun saya masih bingung, memikirkan "virus" semacam apa yang bisa menjangkiti pikiran Sahabat saya tersebut. Sampai ia begitu lekat dengan dunia blogging, bahkan dalam beberapa hal pengalamannya lebih baik dari saya.

Karena ternyata sudah banyak orang maupun instansi yang telah "memakai jasa" sahabat saya tersebut dalam pembuatan website dengan imbalan yang lebih dari sekedar cukup untuk membeli beberapa mangkok bakso dan beberapa gelas kopi hitam legit. Hemm...ternyata dunia tak selebar daun kelor dan tak sependek "celana kolor". Salam Olahraga!

Malam Pelantikan Kadus 1 Desa Kebanggan - Selamat Saudara Sudiro!

21.16 6 Comments
Salam sukses dan mulia!. Sobat sekalian yang selalu bersyukur dan berbahagia, perjalanan hidup manusia kadang tak pernah bisa disangka-sangka kejadiannya. Mimpi kita tentang sesuatu, belum tentu terwujud dengan indah. Tetapi Tuhan selalu mempunyai "segudang rencana indah" untuk para ciptaan-Nya.

Pelantikan Kadus 1 Desa Kebanggan

Masih lekat rasa bahagia saya karena bisa terhubung kembali dengan Sahabat Sukman Ibrahim, rasa bahagiapun kembali menyapa saya dengan berita gembira dari desa saya, yakni Desa Kebanggan. Sebuah desa yang terus berusaha untuk melaksanakan program-program demi terwujudnya sebuah desa yang adil, maju, dan sejahtera.

Dihadiri Para Sesepuh dan Tokoh Masyarakat Desa

Alhamdulillah, pada hari Selasa tanggal 15 Mei 2018 telah dilaksanakan Upacara Pelantikan Kadus 1 Desa Kebanggan, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas - Provinsi Jawa Tengah. Malam pelantikan sepupu saya saudara Sudiro Bin Sardi dimulai pukul 19.30 WIB sampai selesai. Acara pelantikan tersebut dihadiri oleh segenap unsur Muspida yang ada di Desa Kebanggan, termasuk para tetua atau tokoh masyarakat Desa Kebanggan.

Bersama Unsur Muspida Desa Kebanggan - Kec. Sumbang

Setelah bersaing ketat melalu tes penerimaan perangkat Desa Kebanggan, saudara Sudiro berhasil memperoleh nilai tertinggi sehingga dapat berhasil menjadi seorang Kadus 1 (Bau) yang siap memberikan pelayanan, pengayoman, dan pemberdayaan warga Desa Kebanggan.

Selamat dan sukses untuk saudara Sudiro, semoga bisa menjadi salah seorang perangkat desa yang amanah. Saya berdoa agar kelak Saudara Sudiro bisa mewujudkan "mimpi" almarhum ayahanda yang dulu pernah menjadi peserta dalam hajat besar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Selamat berkarya dan sukses selalu!.

Tembang Kerinduan Untuk Sahabat - 15 Tahun Kehilangan Jejak

21.13 8 Comments
Salam sukses dan mulia! Sobat blogger dan rekan netizen sekalian, Sahabat adalah sosok yang sangat memahami "kegelisahan", "kegundahan" yang kita alami dalam kehidupan sehari-hari. Persahabatan terjalin bukan karena faktor "uang" atau ikatan pekerjaan, tetapi lebih kepada kesamaan Visi dan Misi, sebuah sketsa lunak tentang mimpi akan kehidupan yang penuh keadilan, perdamaian, dan berusaha menihilkan "konflik kepentingan" antara sesama insan mulia.

Sahabat Karib Sukman Ibrahim
Sahabat Karib Sukman Ibrahim

Suatu hari saya seperti biasa membalas komentar-komentar yang dituliskan para Sobat blogger dan pengunjung blog saya. Namun ada satu komentar yang membuat saya penasaran, yakni seseorang dengan akun Google Plus "Mas Broh". Singkat kata namun panjang cerita, saya pun dibuat terkejut, bersyukur dan sangat berbahagia. Ternyata seseorang yang berkomentar pada sebuah artikel pada blog saya ini adalah seorang Sahabat yang sudah lama tidak bertemu dan sudah lama pula kami sama-sama kehilangan kontak.

Website (Blog) masbroh.id
Website (Blog) masbroh.id

Kesulitan menghubungi sahabat-sahabat lama itu mungkin disebabkan karena zaman kami bercengkerama dulu belum lahir Gadget murah yang berisi aplikasi media sosial seperti Google +, WhatsApp, dan lain sebagainya. Alhamdulillah, di pekan ini bulan Mei 2018, Tuhan mempertemukan kami melalui media sosial Google Plus. Dan saya sangat senang melihat aktifitas sahabat saya Sukman Ibrahim, seorang pria desa yang luar biasa yang memiliki akun twitter @MasbrohID, yang kini juga sudah menekuni profesi sebagai seorang blogger. Sobat dapat mengunjungi blog / website Sahabat Sukman Ibrahim di masbroh.id yang berisi catatan harian dan opini Sahabat saya tersebut.

Alhamdulillah, Sahabat Yudhis Sudah Jadi Bos
Alhamdulillah, Sahabat Yudhis Sudah Jadi Bos

Alhamdulillah, sahabat yang dulu menjadi teman dalam kesepian itu kini sudah berkecimpung membangun desa, dan menghabiskan "dilema waktu" sebagai seorang perangkat desa Dagan, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga - Jawa Tengah. Saya juga senang dan bahagia mendengar bahwa sahabat-sahabat kami lainnya sudah menemukan "kawah candradimuka"nya masing-masing. Ada yang menjadi Pimpinan Ponpes di Pemalang (Kang Dzul), ada yang menjadi pegiat teater di desa (Sahabat Aris), dan juga ada sahabat kami yang menjadi Pimpinan Redaksi di sebuah harian umum di Banyumas (Sahabat Yudhis Fajar Kurniawan).

Semoga mereka tetap dapat memperjuangkan "cita-cita" lama membangun Nusantara yang gemilang. Dan saya hanya bisa menyampaikan pesan melalui sebuah Tembang Kerinduan untuk para sahabat yang dulu sama-sama merasakan pahit-getirnya masa-masa mencari "jati diri", dimana sepiring nasi harus cukup untuk memenuhi energi sehari. Salam sukses dan mulia untuk para Sahabat yang luar biasa!.

Sambut Ramadhan Di Dusun Sidakangen - Banyumas

01.28 10 Comments
Salam sukses dan mulia!. Sobat sekalian, menjelang bulan Ramadhan pada umumnya dimanfaatkan oleh masyarakat Muslim di Indonesia untuk ziarah ke makam para leluhur atau digunakan juga untuk kerja bakti membersihkan masjid, jalanan, dan berbagai fasilitas umum lainnya. Semua aktifitas positif tersebut dilaksanakan dengan penuh kepedulian dan sukarela. Sehingga semakin eratlah jalinan kekeluargaan dan kerukunan antar warga.

Makam Leluhur - Eyang Sanredja

Beberapa hari menjelang bulan Ramadhan 1439H, warga dusun Sidakangen, Desa Kebanggan, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas - Jawa Tengah dengan penuh keikhlasan melaksanakan kerja bakti, antara lain bersih-bersih makam leluhur, kerabat, membersihkan / mengecat ulang bangunan Masjid Al-Ikhlas yang akan digunakan untuk aktivitas-aktivitas ibadah selama bulan puasa, dan yang tak kalah penting adalah saling memaafkan satu sama lain agar ibadah dapat dilakukan dengan tenang dan plong.

Kerja Bakti Membersihkan Masjid Al-Ikhlas 

Dengan kebersamaan dan gotong royong InshaAllah akan mendatangkan berbagai kebaikan bagi Dusun kami, sehinggan kualitas keimanan dan ketaqwaan warga dapat meningkat dan berdampak sinergis bagi pembangunan di Desa Kebanggan. Kami segenap warga Dusun Sidakngen dan juga sebagai bagian dari sebuah keluarga besar "Bani Sanredja" memohon maaf yang seikhlas-ikhlasnya atas kesalahan-kesalahan kami selama ini dan semoga Ramadhan tahun 2018 ini membawa sejuta kebaikan untuk kita semua...Aamiin. Marhaban Yaa Ramadhan!.

Artikel Populer Lainnya