Trafik Blog Menurun - Kenali Penyebabnya

06.07

Trafik Blog Menurun Karena Berbagai Faktor

Trafik blog menurun bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Sobatlah yang sebenarnya lebih tahu apa penyebabnya.

Maka sudah menjadi tugas seorang blogger untuk mencari tahu hal-hal yang menjadikan blog miliknya makin sepi pengunjung.

Apalagi bagi Sobat yang baru memposting sedikit artikel, kemudian mendiamkan blog dalam waktu yang lama.

Saya bisa pastikan hal tersebut akan berdampak kurang baik bagi blog Sobat. Bisa jadi makin lama blog benar-benar tak ada kunjungan sama sekali.

Penyebab Trafik Blog Menurun

Beberapa hal bisa menyebabkan trafik blog menurun. Tentu saja akan berbeda antara blog satu dengan yang lainnya. Nah, hal-hal yang bisa membuat trafik blog menurun diantaranya adalah:

1. Artikel Yang Masih Terlalu Sedikit

Jumlah blog makin hari makin bertambah. Saya mengamati saat ini sudah banyak blog yang trafiknya tinggi. Situasi ini tentu sangat kontras dengan keadaan beberapa tahun yang lalu.

Artinya bahwa dengan bertambahnya jumlah blog / blogger yang ada sekarang. Maka persaingan untuk memperebutkan halaman pertama Google akan semakin tinggi pula.

Para blogger pun berlomba-lomba untuk mengupdate konten blog sesering mungkin. Kemudian artikel-artikel baru pun makin menjamur di internet.

Jika artikel yang ada pada blog Sobat masih terlalu sedikit (dalam hitungan subyektif saya berjumlah kurang dari 100 artikel).

Maka blog Sobat akan tergerus dan kalah bersaing dengan blog yang jumlah artikelnya terus bertambah.
Mereka tampak giat menulis dan menulis artikel agar blog bisa menghasilkan uang, kepuasan, dan lain sebagainya.

Oleh karena itu janganlah malas untuk menulis. Apalagi sampai memutuskan untuk berhenti menulis artikel.

Lakukan semampu Sobat. Apabila mampu menulis artikel satu buah sehari, atau seminggu sekali itu tak menjadi masalah.

Karena meskipun blog jarang diupdate setiap hari. Tapi mengingat Sobat bisa menulis artikel yang berisi kata diatas 1000, maka itu juga baik bagi perkembangan blog.

2. Jarang Promosi Di Media Sosial

Saya yakin sekali bahwa para blogger sukses mereka dulunya rajin share artikel di media sosial. Meskipun hanya sekali, mereka merasa wajib melakukan hal itu.

Yah, keberadaan media sosial seperti Google Plus terbukti efektif untuk meningkatkan popularitas blog.

Bahkan kabarnya Google sangat senang dengan blog / website yang dishare di media sosial milik perusahaan IT raksasa tersebut.

Share artikel yang Sobat tulis pada beberapa media sosial. Setidaknya Sobat sudah men-share sekali, karena jika terlalu share berulang-ulang pun tak baik. Bisa-bisa akan dianggap sp*m.

3. Jarang Blogwalking Ke Blog Sahabat

Blogwalking menjadi salah satu cara memperkenalkan blog pada pengguna internet di Indonesia. Sobat juga akan mendapatkan ide dan tips merawat blog.

Dengan mengamati blog sahabat yang trafiknya sudah bagus, disanalah kita mendapatkan ilmu.
Tentang bagaimana sahabat-sahabat kita itu menulis dan menyusun konten blog. Lihatlah semua bagian dengan cermat dan teliti.

Jika Sobat ingin trafik blog tinggi dan menghasilkan uang sampai Rp. 30 juta misalnya. Sobat bisa belajar dari blog-blog seperti Mas Timon, Mas Sugeng, Max Manroe, Juragan Cipir, Bang Aina Mulyana, dan blog lainnya.

Blog-blog tersebut adalah contoh blog yang sukses mendulang trafik dan juga uang. Tentu saja saya tak bisa menyebutkan lagi yang lainnya karena saking banyaknya.
Blogwalking selain meninggalkan "jejak link", juga akan menambah semangat ngeblog.
Jadi dengan blogwalking kita bisa mendapatkan beragam teknik menulis artikel, mencari ide, mendapatkan solusi seputar blogging, dan lain-lain.

Lakukanlah blogwalking dengan senang dan ikhlas. Karena persaudaraan itu sangat indah untuk digelorakan.


4. Perhatian Pengguna Internet Berpindah Pada Hal Lain, Seperti Musim Liburan

Kita tentu harus memahami dan menerima dengan lapang dada. Ada saat atau momen dimana pengguna internet tidak seaktif hari biasanya.

Terutama saat musim liburan anak sekolah, libur hari raya, dan berbagai momen liburan lainnya. Guru dan siswa yang saat ini liburan tentu akan jarang "searching" di Google.

Karena biasanya mereka itu aktif menggunakan mesin pencari untuk mengerjakan tugas sekolah. Dan bagi Guru, musim libur banyak dimanfaatkan untuk jalan-jalan dan refreshing.

Alhasil, intensitas menggunakan mesin pencari yang akan mengantarkan mereka ke artikel blog Sobat pun berkurang drastis.

Nah, contoh lainnya adalah fokus pengguna internet pada berbagai event olahraga internasional. Piala dunia salah satunya.
Bagi Sobat yang blognya bertema olahraga atau sepakbola tentu akan kebanjiran trafik saat ada momen besar seperti Piala Dunia.

Namun bagi blog bertema di luar sepakbola, sedikit banyak akan terkena dampak dari berpindahnya fokus perhatian pengguna internet.

Dan jujur saya akui, karena asyik nonton pertandingan sepakbola. Sayapun jadi jarang blogwalking ke blog Sobat sekalian.

Dengan demikian yakinlah, bahwa ketika event-event tertentu itu usai, fokus pengguna internet akan kembali seperti semula.

5. Enggan Untuk Mempelajari SEO Secara Perlahan Namun Pasti

Saya awalnya tak mau peduli dengan SEO. Yang penting menulis dan menulis terus setiap saat. Ini saya lakukan dalam kurun waktu yang cukup lama.

Tapi akhirnya saya mendapati sebuah rahasia besar. Bahwa SEO itu sangat penting untuk dipelajari.
Sobat tak perlu pusing dengan "rumitnya" memahami perihal optimasi mesin pencari atau SEO.

Pelajari dengan pelan namun pasti. Karena saya diberitahu oleh seorang sahabat, bahwa SEO akan meringankan pekerjaan seorang blogger.
Sayapun sudah membuktikan bahwa salah satu blog saya yang artikelnya sudah cukup SEO dan jumlah kata memadai. Blog tersebut trafiknya lebih cepat naik dan terus merangkak naik.

Oleh karena itulah, saya mulai sedikit demi sedikit menerapkan teknik SEO meskipun belum memahami sepenuhnya.

Mudah-mudahan suatu hari saya bisa menulis artikel-artikel yang sudah dibalut dengan SEO yang apik.

Yakni SEO dalam arti meningkatnya kuantitas dan kualitas artikel yang dibuat. Agar memberi manfaat apik bagi pengguna internet di seluruh Indonesia.

6. Perubahan Algoritma Mesin Pencari

Mesin pencari seperti Google selalu tampil dengan "jeroan" yang berbeda dari waktu ke waktu. Bahkan Google sering merombak sistem mesin pencari menggunakan algoritma pencarian yang lebih canggih.

Perubahan algoritma tersebut akan berdampak signifikan terhadap trafik blog. Tak jarang kita sering mendengar perubahan drastis yang dialami pada blog ketika Google mengupdate "sistem internalnya".

Blog tiba-tiba trafiknya naik. Namun bisa juga turun drastis. Ini tentu juga wajib diperhatikan oleh para blogger.
Agar tidak "terdepak" akibat perubahan algoritma mesin pencari yang bisa terjadi kapan pun. Maka buatlah tulisan yang benar-benar ditujukan untuk pembaca. Bukan untuk mesin pencari.

Karena memang menyeimbangkan artikel yang SEO dengan artikel sesuai ejaan yang manusiawi butuh latihan terus-menerus.

Penutup

Apa yang saya tulis diatas belum tentu pas dengan apa yang Sobat sekalian alami. Namun mudah-mudahan bisa memberi inspirasi agar blog yang kita kelola trafiknya tidak menurun drastis.

Teruslah bereksperimen dan menjajal menulis artikel yang bervariasi dan unik. Percayalah pada kemampuan diri Sobat sendiri.

Cari tahu dan kenali lebih dalam apa penyebab blog menurun trafiknya. Yakni dengan belajar kepada para master yang sudah kenyang dengan segudang pengalaman ngeblog.

Sambil belajar sambil mempraktekkan tips-tips yang kita baca melalui blog-blog mereka. Saya yakin kita semua akan bersama-sama menikmati kesuksesan dan kebahagiaan. Salam sukses dan mulia!.
Previous
Next Post »

22 komentar

  1. Tapi ada blog saya yang saya tinggalkan dan mengurus blog yang biasa saya gunakan mas dody, dan artikel atau postingannyapun tidak sampai 50.

    Tetapi setelah selang beberapa bulan saya periksa dan sekarang akhirnya saya kelola lagi, pengunjungnya atau trafiknya lumayan apik mas.

    Dan tanpa optimasi seo karena belum bisa...pencerahannya mas dody.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe...itu artinya blog dirawat. Blog yang trafiknya sudah stabil tanpa perawatan juga gak masalah. Tapi kalau yg masih naik turun trafiknya maka perlu usaha terus-menerus. SemangatπŸ‘

      Hapus
  2. Antara Ya benar dan tidak juga sih, aku juga punya satu blog berbahasa Inggris Hampir gak perduli SEO aneh seperti nasib baik saja, stabil dan cenderung meningkat walau gak signifikan. Algoritma search engine sudah jauh beda dengan dulu. Pradigma SEO juga sudah tidak lagi sama, lebih ke psikologi manusia (human psycho) ketimbang teknis mesin dan text seperti tahun tahun sebelumnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau blog bule potensi pengunjungnya lebih besar mba Anissa. Jadi memang beruntung yg bisa ngeblog memakai bhs Inggris.

      Hapus
  3. Karena saya newbie saya hanya bisa mencoba mengikuti step demi step walaupun belum ada hasil tapi terlepas dari teori di atas saya sangat salut denga cara anda memberi uraian, penjelasan yang sangat bagus dan detail

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya juga masih belajar Sobat Pradipta Amzari. Terima kasih atas apresiasinya.

      Hapus
  4. Kayanya saya slaah satu yang termasuk di point keempat.. uda jarang mempelajari SEO mungkin hayati sudah lelah ya bang wkwkkw.. tapi insya allah kang update artikel selalu dilakukan walaupun lagi malas harus tetap semangat agar DA dan PA tetap bahkan bisa meningkat yaa Aminn

    BalasHapus
    Balasan
    1. Blog teh Vika sdh sangat bagus. Lanjutkan menulis artikelnya teh Vika. Kalau bisa jumlahnya ditambah. Insya Allah nanti bisa jadi master...Aamiin.

      Hapus
  5. Ijin menerapkan ilmunya mas..mudah2an bisa menaikkan traffic blog baru saya .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan Sobat. Salam sukses selalu πŸ‘πŸ‘πŸ‘.

      Hapus
  6. kalau di blog saya emang masih sedikit artikelnya.singgah disini sambil mencari inspirasi sesama blogger.mulai bangkit semangatnya untuk kembali update artikel,mohon arahanya bagi saya yang masih newbie ini mas dody.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siip...lanjutkan Bang. Belajar dan terus menulis artikel. Sukses selalu!.

      Hapus
  7. makasih mas dody, artikelnya bermanfaat buat saya yang baru belajar ngeblog

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup...sama-sama Sobat Buyung πŸ‘. Semangat!.

      Hapus
  8. Hehehe .. artikelku belum ada 50,mas.
    Tetap berusaha semangat dan konsisten menposting artikel baru, karena saat ini masih kebentur waktu dengan pekerjaan harian untuk mengunjungi lokasi2 liburan.

    Terimakasih masukan2nya,mas Donda.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siip Bang Himawan. Saya juga masih terkendala dengan pekerjaan sehari-hari. Tetap semangat πŸ‘

      Hapus
  9. Semangat, aku juga masih belajar dan berusaha terus posting nih, Mas :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup Sobat Andi, lanjutkan πŸ‘

      Hapus
  10. blog saya yang sekarang pengungjung masih sedikit mas , beda dengan blog tua saya meski tidak diupdate lagi masih stabil trafiknya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Bang Abd Kadir Rusdi. Perlu banyak eksperimen sampai ketemu kunci sukses ngeblog.

      Hapus
  11. Kualitas konten juga bisa menjadi salah satu faktor Mas. Blog dengan kualitas konten bagus mudah ditemukan ketika ada yang mencari topik terkait melalui mesin telusur dan mendorong orang untuk mengunjungi konten blog yang ditemukan tersebut.

    Blog dengan kualitas konten bagus akan mempunyai pengunjung loyal /pengunjung berulang / repeated visitors selain juga mampu menjaring pengunjung-pengunjung baru.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul Bang. Hanya saja kualitas konten saya sendiri belum mampu utk mengukurnya secara pribadi. Hemm...mungkin akan lebih pas kalau diistilahkan dengan konten yg bermanfaat bagi orang banyak ya Bang Hindro?

      Hapus

Artikel Populer Lainnya