Kecelakaan Maut Di Bumiayu - Perlunya Pembenahan Sistem Transportasi

09.11 2 Comments
Salam sukses dan mulia!. Sobat sekalian yang selalu bersyukur dan berbahagia. Berita duka kembali terdengar hari Minggu, 20 Mei 2018. Sekitar pukul 16.30 WIB di Desa Jatisawit, Kecamatan Bumiayu, Brebes - Jawa Tengah telah terjadi kecelakaan "maut" yang melibatkan sebuah truk tronton bermuatan gula pasir dan menabrak empat buah bangunan, belasan sepeda motor, dan sebuah mobil. 11 orang dikabarkan meninggal akibat kejadian naas ini.

Truk yang bergerak dari arah Purwokerto menuju Tegal ini diduga mengalami rem blong, sehingga sopir truk tidak dapat mengendalikan laju truk saat melintasi kondisi jalan raya di Bumiayu yang memang sedang sangat ramai mengingat banyak warga yang sedang "ngabuburit" menunggu waktu berbuka puasa.

Kejadian ini tentu sangat memukul para keluarga korban dan membuat masyarakat geram. Ini mengingat bukan kali pertamanya kecelakaan seperti ini terjadi. Masyarakat sering menyaksikan kejadian-kejadian seperti ini sebelumnya. Jalur Purwokerto - Buniayu - Tegal, merupakan jalur berliku dan menanjak / menurun yang sebenarnya sangat tidak cocok dilalui kendaraan super berat seperti truk bermuatan gula pasir tersebut. Jangankan truk, sepeda motor yang melintasi jalur ini pun harus ekstra hati-hati agar tetap selamat sampai tujuan.

Truk Tronton Bermuatan Gula Pasir

Agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali, pemerintah Provinsi maupun Pusat mesti merubah sistem transportasi yang selama ini berjalan. Terutama berkaitan dengan pengiriman barang yang melebihi kapasitas / batas kelayakan kendaraan yang digunakan. Bisa saja dibuat aturan agar truk-truk super berat ini diperbolehkan melintas namun dengan menerapkan standar keselamatan lalu lintas. Saya membayangkan seandainya produk-produk sembako ini bisa dikirim menggunakan moda transportasi yang lebih aman (seperti kereta api), niscaya akan membantu kelancaran arus lalu lintas antar kota antar provinsi, terutama di Pulau Jawa.

Sayang seribu kali sayang, negara yang sebenarnya kaya akan sumber daya alam ini masih saja kesulitan membangun sarana dan prasarana transportasi. Saya jadi berpikir, seandainya dulu "VOC/Belanda" tidak membangun rel kereta di Jawa, akankah ada jalur kereta seperti yang kita gunakan sekarang? Lambat maupun cepat kita berharap, permasalahan seputar transportasi, lalu lintas cepat tertangani dan mendapatkan solusi yang terbaik. Sehingga masyarakat bisa merasa aman dan nyaman saat bepergian keluar kota. Salam sukses dan mulia!.

Sambel Goreng Tempe Ireng - Sensasi Kuliner Dari Desa

09.24 4 Comments
Salam sukses dan mulia!. Sobat sekalian yang selalu bersyukur dan berbahagia. Kuliner menjadi hal istimewa yang menjadi ciri khas suatu daerah. Di Indonesia terdapat berbagai macam jenis makanan yang tidak dijumpai di daerah lainnya. Meskipun ada, biasanya rasa dan suasana tempat makannya tak senikmat di daerah asalnya.

Di sebuah desa di kabupaten Banyumas, Jawa Tengah terdapat sebuah sajian kuliner yang sangat istimewa dan tak bisa dinikmati di desa lainnya. Adalah sebuah makanan yang diberi nama "Sambel Goreng Tempe Ireng", yang berasal dari desa Dawuhan Kulon / Dawuhan Wetan, Kecamatan Kedung Banteng, Kabupaten Banyumas - Jawa Tengah.

Sambel goreng tempe ireng menjadi begitu istimewa karena bahan bakunya yang berbeda dengan sambel goreng tempe biasa. Tempe yang dibuat dengan perpaduan kedelai biasa dan kedelai hitam ini menghasilkan cita rasa makanan yang gurih, manis, pedas, asin, dengan keseimbangan rasa yang membuat Sobat ketagihan.

Bumbu yang disertakan pada Sambel Goreng Tempe Ireng dan yang membuatnya terasa lezat adalah bercampurnya cabai merah dan cabai hijau yang beradu mesra dengan irisan pete yang aduhai wanginya. Makanan ini biasa disajikan dengan nasi liwet yang pulen hasil panen masyarakat desa. Dengan taburan buah "Cimongkak" semakin gurihlah rasa Sambel Goreng Tempe Ireng ini.

Meskipun orang tua saya tinggal di Kecamatan Sumbang, yang notabene bersebelahan dengan Kecamatan Kedung Banteng, namun makanan olahan dari bahan baku tempe kedelai hitam ini tidak dijumpai di desa lain, maupun kecamatan lainnya di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Banyak teman, maupun sanak keluarga yang sudah mengakui kelezatan Sambel Goreng Tempe Ireng ini. Sehingga sebanyak apapun porsi yang saya bawa selalu habis dan ludes sampai hanya tersisa piringnya saja.

Terbesit keinginan untuk menjual menu Sambel Goreng Tempe Ireng ini di sebuah warung makan yang bisa dinikmati pencinta kuliner di Banyumas. Namun apakah itu bisa terwujud atau tidak, saya belum bisa merancangnya sekarang. Mungkin nanti, bila saya sudah "balik kampung mbangun desa", saya bisa mewujudkan keinginan tersebut.

Yang jelas saya melihat bahwa perkembangan industri kuliner di Kota Purwokerto terpantau begitu pesat dan menakjubkan. Berbagai cafe, resto, warteg, dan berbagai macam tempat kuliner begitu melimpah. Sehingga ada istilah, setiap sudut kota, di situ ada makanan lezat yang bisa disantap bersama teman atau keluarga.

Mengingat bahan bakunya yang terbilang langka dan terbatas, saya berharap Sambel Goreng Tempe Ireng dari desa Dawuhan Kulon dan Desa Dawuhan Wetan yang sudah saya sebutkan tadi akan tetap ada dan bisa dinikmati saat hari raya tiba nanti. Semoga bermanfaat dan selamat ber-kuliner ria!.

Sambel Goreng Tempe Ireng

Bahan Baku "Tempe Kedelai Hitam"

Antara Gojek dan Masalah Pengangguran Di Indonesia

07.31 4 Comments
Salam sukses dan mulia!. Sobat sekalian yang selalu bersyukur dan berbahagia. Bekerja merupakan aktifitas mulia manusia sebagai wujud kepedulian dan kasih sayang kepada anggota keluarga yang dipimpinnya. Dengan bekerja orang akan merasa bahwa ia telah menjadi makhluk yang berguna karena bisa tetap berkarya untuk keberlangsungan hidup keluarga.

Kalau dirunut lebih dalam, menurut amanat UUD 1945, pendidikan, kesehatan, dan lapangan kerja merupakan hal yang menjadi tanggung jawab negara untuk memastikan bahwa ketiga hal tersebut bisa didapatkan secara merata bagi seluruh rakyat Indonesia. Baik yang tinggal di wilayah perkotaan maupun di pedesaan. Intinya semua warga negara menghendaki kesejahteraan yang bisa mereka rasakan sampai ke pelosok desa maupun wilayah terpencil lainnya.

Lapangan kerja seringkali menjadi "janji politik" calon pemimpin, baik calon presiden maupun calon kepala daerah yang didengung-dengungkan selama masa kampanye. Hal semacam ini menjadi "jurus maut" untuk dapat meraih suara terbanyak saat pemilu maupun pilkada. Namun, apakah janji-janji tersebut benar-benar sudah terwujud? Hanya Sobatlah yang bisa menjawabnya.

SEBUAH LAPANGAN KERJA BERNAMA GOJEK
Kehadiran perusahaan transportasi online atau daring menjadi tetesan air yang turun di wilayah padang pasir. Sehingga mampu mengurangi "kehausan" bagi ratusan ribu orang yang membutuhkan pekerjaan. Sobat lihat betapa luar biasa banyaknya jumlah pengemudi transportasi online seperti Gojek, Grab, Uber, dan yang lainnya.

Saya berterima kasih kepada para startup di bidang transportasi online, karena atas jasa merekalah ratusan ribu orang bisa memperoleh pekerjaan yang halal dan berkah. Dan hati saya kadang miris, terbesit sebuah pertanyaan, bukankah penyediaan lapangan kerja ini adalah tanggung jawab pemerintah?

Jadi, meskipun kehadiran Gojek dan kawan-kawan masih sering memunculkan "gesekan kecil" dengan moda transportasi lainnya, saya merasakan bahwa membludaknya para pengemudi Gojek dan lain-lain adalah sebuah nyanyian wong cilik. Dan tembang yang mereka nyanyikan adalah:"Kami butuh kerja, kami butuh makan. Keadilan manakah yang bisa membuat kami sejahtera?".

Antara Gojek dan Masalah Pengangguran Di Indonesia

Hayo, Siapa Yang Hobi Tidur Selepas Sahur?

03.32 2 Comments
Salam sukses dan mulia! Sobat sekalian yang selalu bersyukur dan berbahagia. Bulan puasa menjadi bulan yang unik dan penuh keberkahan. Puasa menurut banyak ahli kesehatan sangat bermanfaat bagi vitalitas sel-sel tubuh manusia, yang sudah mulai rusak karena faktor usia. Sekitar 30 persen sel-sel tubuh akan "diregenerasi" jika kita berpuasa penuh selama satu bulan.

Ada dua momen yang menunjukkan kenikmatan luar biasa bagi orang berpuasa. Yakni, momen saat sahur dan berbuka puasa. Saat berbuka kita merasakan nikmat yang luar biasa saat seteguk air menjadi hal yang berharga sebagai pelepas dahaga dan ungkapan syukur kita kepada-Nya.

Nah, hal berbeda dirasakan saat melaksanakan sahur di pagi hari sebelum Subuh. Di hari-hari pertama puasa, sahur menjadi hal yang cukup mengagetkan, karena biasanya pada jam-jam segitu kita belum terbiasa makan nasi. Lambat laut perut dan tubuh menjadi terbiasa untuk makan sahur meskipun mata masih terasa mengantuk.

Sehabis makan sahur, maka kewajiban menjalankan ibadah Salat Subuh harus segera dilaksanakan. Jika kita menunda Salat Subuh, maka rasa kantuk akan terus menggoda sampai kita telat melaksanakan ibadah Salat Subuh.

Tidur selepas sahur (sesudah salat Subuh) menjadi agenda utama bagi sebagian besar masyarakat Muslim di tanah air. Apalagi bagi mereka yang baru bisa merem diatas jam 11 malam, maka rasa kantuk akan menghantui kita selepas sahur.

Acara tidur selepas sahur sebenarnya tidak dianjurkan, karena sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh. Usahakan agar Sobat memberikan waktu jeda, yakni tidak langsung tidur sekepas sahur.
Di bulan puasa, habis sahur memang ngantuk karena perut terisi, tapi jangan langsung tidur, sebab ketika tidur semua organ dalam tubuh akan melambat metabolisme nya, seperti usus dan lambung akan lambat dalam mencerna makanan, akibatnya makanan tidak tercerna dengan sempurna, makanan yang tidak tercerna secara sempurna akan di "makan" oleh bakteri buruk.

Jumlah bakteri buruk di lambung dan usus menjadi dominan, dimana sifat bakteri ini adalah anaerob (miskin oksigen), hasil metabolisme bakteri bersifat asam. Bakteri akan menghasilkan zat asam nitrit yang bersifat SANGAT ASAM dan Asam nitrit akan meningkatkan derajat keasaman tubuh. Derajat keasaman tubuh meningkat drastis akan membebani sistem metabolisme tubuh.

Asam nitrit itu sangatlah beracun untuk liver anda!. Liver akan bekerja keras melawan racun, sel darah putih akan gencar diproduksi untuk melawan bakteri jahat tadi. Sehingga tubuh akan bekerja ekstra keras hanya untuk menghilangkan racun. Kemudian terjadi penumpukan gas racun amonia dalam tubuh anda akibat makanan yang tidak tercerna menjadi busuk dalam usus dan lambung anda.

Tidur yang dianjurkan saat sedang berpuasa adalah tidur beberapa menit menjelang waktu Dhuhur, atau satu dua jam selepas Salat Duhur. Jika Sobat terpaksa harus tidur selepas sahur, usahakan agar tidak lebih dari dua jam. Semoga Sobat senantiasa sehat dan bahagia di bulan yang penuh rahmat dan ampunan ini. Salam sukses dan mulia!.

Hayo, Siapa Yang Hobi Tidur Selepas Sahur? Gambar: WhatsApp Grup

Semoga Malam Ini Hujan Turun Membasahi Jakarta

08.47 6 Comments
Salam sukses dan mulia!. Sobat sekalian yang selalu bersyukur dan berbahagia. Sudah beberapa minggu sebagian besar wilayah kota Jakarta tak diguyur hujan. Cuaca terik dan panas sangat terasa terutama saat malam hari dimana penduduk kota Jakarta sedang menjalankan ibadah di bulan Ramadhan 1439 H ini. Bagi warga yang rumahnya sudah terpasang pendingin udara (AC) tentu tidak menjadi persoalan yang berarti, namun bagi warga yang masih menggunakan kipas sebagai pendingin tentu merasakan betul panasnya udara Jakarta.

Cuaca yang panas tentu membuat tubuh cepat merasa lelah dan keringatpun menjadi rutinitas seharian penuh, yang selalu mengucur bak air rembesan di sumber mata air tebing sungai di desa. Tentu kita semua berharap bahwa kota Jakarta akan turun hujan meski hanya sejenak untuk sekedar mendinginkan suhu udara yang sudah mencapai 34 derajat celcius. Cuaca tahun ini tergolong aneh dan sangat menyiksa, saya mendengar wilayah Bekasi sudah beberapa kali diguyur hujan. Jakarta Oh Jakarta.

Jika Turun Hujan, Ruang Kelas Dibawahnya Akan Terendam

Namun, dibalik harapan dan doa agar Jakarta diguyur hujan, saya memiliki kekhawatiran karena kebetulan dua buah ruang kelas sekolah kami sedang diperbaiki atapnya. Lokasi ruang kelas yang berada di lantai dua sekolah kami, membuat kami khawatir jika hujan turun maka ruang kelas yang ada di lantai satu akan terendam air hujan. Kekhawatiran ini tentu harus diterima dengan ikhlas karena kepentingan warga Jakarta yang menginginkan udara yang lebih sejuk adalah hal utama.

Sehingga sayapun tetap berdoa agar hujan turun di beberapa kelurahan di Jakarta dan tidak mengguyur deras di sekitar sekolah kami. Jadi, seandainya saya boleh meminta, hujan turun deras di Sukapura dan lainnya, namun tidak untuk kelurahan Sungai Bambu tempat dimana sekolah kami sedang diperbaiki atapnya. Mungkin ini adalah doa yang terdengar aneh dan egois. Tapi saya tetap bersyukur bahwa Jakarta tetap aman dan semoga tidak ada lagi "gangguan keamanan" seperti yang terjadi di kota lainnya. Dan Indonesia kembali tenang dan damai.

Suara gemuruh kilat yang menyambar sudah terdengar dari langit kelurahan Sukapura, Jakarta Utara. Akankah ada beberapa tetes air yang menyejukkan suasana Ramadhan disini? Semoga yang terbaik akan selalu Allah swt. limpahkan untuk para penduduk bumi. Selamat menjalankan ibadah puasa untuk saudaraku kaum Muslim di seluruh penjuru tanah air. Salam sukses selalu!.

Buah dan Sayuran - Menu Penyegar Badan Selama Ramadhan

03.07 10 Comments
Salam sukses dan mulia! Sobat sekalian yang selalu bersyukur dan berbahagia. Memasuki hari kedua bulan Ramadhan menjadi saat yang tepat untuk memastikan bahwa makanan yang kita konsumsi dalam berbuka puasa maupun sahur, mengandung segenap gizi dan vitamin penting agar kebugaran tubuh tetap terjaga selama puasa.

Bagi sebagian orang akan memilih menu berbuka puasa dengan lebih luwes karena tersedia banyak pilihan. Lain halnya pada waktu sahur, karena keterbatasan waktu banyak keluarga memilih menu sahur ala kadarnya. Terutama menu makanan yang diolah dengan cara digoreng, tentu menjadi pilihan disebabkan oleh kemudahan dan kepraktisan dalam membuatnya.

Buah dan Sayuran - Menu Penyegar Badan Selama Ramadhan

Jika Sobat cinta keluarga, stop melakukan "hal kurang baik" seperti itu. Karena makanan yang dikonsumsi anggota keluarga sangat berpengaruh terhadap kebugaran dan kesegaran tubuh mereka saat berpuasa. Jangan biarkan anggota keluarga menjalani hari-hari di bulan Ramadhan dengan penuh rasa lemah, letih, dan lesu.

Agar tubuh tetap segar dan bugar, buah-buahan dan sayuran bisa Sobat jadikan menu wajib selama bulan puasa. Buah menyimpan kandungan air yang cukup tinggi yang bisa mengatasi "dehidrasi ringan" saat berpuasa. Berbeda jika Sobat meminum langsung air putih atau lainnya, kandungan air pada buah akan terserap lebih lama dalam tubuh. Ini tentu akan memberikan semacam kesegaran tambahan pada tubuh manusia.

Lauk Pauk Yang Mengandung Protein Baik Untuk Tubuh Saat Berpuasa

Sayuran juga mengandung berbagai macam vitamin, mineral, dan zat-zat gizi lainnya yang dibutuhkan tubuh manusia. Kombinasi yang apik antara buah dan sayuran akan menjadi menu penyegar selama bulan Ramadhan. Tambahkan beberapa lauk pauk yang memiliki kandungan protein tinggi agar tubuh tidak kekurangan asupan energi. Kurangi konsumsi makanan berlemak seperti gorengan dan tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi air dingin (air es) saat sahur. Selamat menjalankan ibadah puasa!.

Jangan Berhenti Bermimpi - Karena Hari Esok Adalah Milik Kita

08.20 4 Comments
Jangan Pernah Berhenti Bermimpi, Karena Hari Esok Adalah Milik Kita. Saya ingat betul sewaktu masih duduk dibangku SD, almarhum Simbah sering melantunkan kalimat-kalimat motivasi yang kebanyakan diucapkan dalam bahasa Jawa. Meskipun saya kadang-kadang kurang memahami makna atau pengertiannya jika dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari.

Namun Simbah adalah sosok yang luar biasa dan bisa dijadikan teladan yang baik bagi keluarga (anak cucu) dalam banyak hal. Simbah selalu memberikan doa dan dukungan kepada anak-anak dan cucu kesayangannya. Simbah selalu "mengajarkan" bahwa kita kudu selalu optimis dan kuat menghadapi berbagai macam situasi / keadaan yang dialami dalam kehidupan.

Jangan Berhenti Bermimpi - Karena Hari Esok Adalah Milik Kita

Salah satu pesan utama yang selalu disampaikan Simbah adalah sebuah pesan agar anak cucunya tidak pernah berhenti berdoa, tidak pernah berhenti bermimpi, dan juga melakukan usaha dengan sungguh-sungguh tanpa kenal lelah. Karena impian dan doa adalah dua sisi kekuatan yang sejatinya bisa "dikolaborasikan" untuk mendongkrak kesuksesan sekaligus kebahagiaan.

Jika kita berhenti bermimpi, maka kita seperti tak ada bedanya dengan makhluk ciptaan Tuhan lainnya, yang hanya bisa makan, tidur, cari makan lagi, dan seterusnya. Padahal "jeroan" dan "software" yang ditanamkan pada diri manusia merupakan hal luar biasa yang telah diakui ciptaan-ciptaan Tuhan lainnya sebelum manusia resmi menjadi penghuni bumi. Buktikan bahwa kita adalah makhluk yang berbeda dan lebih mumpuni untuk menjadi "wakil Tuhan" di alam yang sementara ini. Salam Olahraga!.

Oh Ternyata Aku Tak Sendiri - Sahabatku Itu Seorang Blogger

07.07 14 Comments
Salam sukses dan mulia!. Sobat sekalian yang selalu bersyukur dan berbahagia. Saya ingat betul pada waktu pertama kali mengenal istilah blog maupun profesi blogger. Pada waktu itu saya dikenalkan oleh seorang teman kuliah yang terlebih dulu berkiprah di jagat bisnis online. Kami bertiga sering bertukar pikiran dan saling membantu agar pemahaman kami tentang blog ataupun bisnis online makin terasah.

Singkat kata namun panjang cerita, kami bertiga sama-sama memiliki blog dengan style dan tema sesuai selera masing-masing. Dan karena kami bertiga telah disibukkan dengan pekerjaan offline, saya melihat kedua teman kuliah tersebut sudah jarang aktif ngeblog lagi. Jadilah saya seorang diri membangun dan merawat blog.

Sayapun mulai menulis sebanyak mungkin artikel dan mendapatkan sobat-sobat baru, blogger energik dari berbagai penjuru tanah air. Sosok blogger-blogger yang tak mampu saya sebutkan namanya satu persatu itu telah memberi warna dalam merawat blog dan tentu saja memberikan semacam spirit untuk terus bertahan.

Kini spirit itu seperti mendapatkan suplai energi baru semenjak "kehadiran tak terduga" seorang sahabat yang kini ternyata sudah menjadi seorang blogger desa yang aktif dan produktif. Sahabat saya yang bernama M. Sukman Ibrahim asal Gumelar Banyumas itu seperti membangunkan "singa" yang sedang tidur.

Padahal dulu waktu aktif di berbagai organisasi kemahasiswaan, saya dan Sahabat Sukman tak pernah membayangkan ada sebuah dunia maya yang bisa menjadi "ladang amal" dan juga uang bagi penggiatnya. Dulu aktifitas kami terkait dengan membaca buku, berdiskusi, terlibat dalam acara sosial, dan berbagai aktifitas keorganisasian lainnya.

Oh...Ternyata, Dia Seorang Blogger Dari Desa

Meskipun demikian, dulu sebenarnya kami berdua sudah berkenalan dengan beberapa penerbit di Yogyakarta seperti Kanisius, LKiS, dan berbagai penerbit lokal lainnya. Artinya pemahaman kami berdua tentang media sudah terasah karena memang pernah terlibat juga di sebuah organisasi pers kampus.

Akhirnya kini saya seperti merasa tak sendiri lagi, ada makhluk Tuhan yang bertempat tinggal di desa sedang mengutak-atik blog-blog miliknya. Meskipun Sahabat saya itu hanya bisa mengandalkan internet "kantor kelurahan", namun semangatnya sangat tinggi untuk menekuni dunia online dan pernak-perniknya.

Dan sampai sekarang pun saya masih bingung, memikirkan "virus" semacam apa yang bisa menjangkiti pikiran Sahabat saya tersebut. Sampai ia begitu lekat dengan dunia blogging, bahkan dalam beberapa hal pengalamannya lebih baik dari saya.

Karena ternyata sudah banyak orang maupun instansi yang telah "memakai jasa" sahabat saya tersebut dalam pembuatan website dengan imbalan yang lebih dari sekedar cukup untuk membeli beberapa mangkok bakso dan beberapa gelas kopi hitam legit. Hemm...ternyata dunia tak selebar daun kelor dan tak sependek "celana kolor". Salam Olahraga!

Malam Pelantikan Kadus 1 Desa Kebanggan - Selamat Saudara Sudiro!

21.16 6 Comments
Salam sukses dan mulia!. Sobat sekalian yang selalu bersyukur dan berbahagia, perjalanan hidup manusia kadang tak pernah bisa disangka-sangka kejadiannya. Mimpi kita tentang sesuatu, belum tentu terwujud dengan indah. Tetapi Tuhan selalu mempunyai "segudang rencana indah" untuk para ciptaan-Nya.

Pelantikan Kadus 1 Desa Kebanggan

Masih lekat rasa bahagia saya karena bisa terhubung kembali dengan Sahabat Sukman Ibrahim, rasa bahagiapun kembali menyapa saya dengan berita gembira dari desa saya, yakni Desa Kebanggan. Sebuah desa yang terus berusaha untuk melaksanakan program-program demi terwujudnya sebuah desa yang adil, maju, dan sejahtera.

Dihadiri Para Sesepuh dan Tokoh Masyarakat Desa

Alhamdulillah, pada hari Selasa tanggal 15 Mei 2018 telah dilaksanakan Upacara Pelantikan Kadus 1 Desa Kebanggan, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas - Provinsi Jawa Tengah. Malam pelantikan sepupu saya saudara Sudiro Bin Sardi dimulai pukul 19.30 WIB sampai selesai. Acara pelantikan tersebut dihadiri oleh segenap unsur Muspida yang ada di Desa Kebanggan, termasuk para tetua atau tokoh masyarakat Desa Kebanggan.

Bersama Unsur Muspida Desa Kebanggan - Kec. Sumbang

Setelah bersaing ketat melalu tes penerimaan perangkat Desa Kebanggan, saudara Sudiro berhasil memperoleh nilai tertinggi sehingga dapat berhasil menjadi seorang Kadus 1 (Bau) yang siap memberikan pelayanan, pengayoman, dan pemberdayaan warga Desa Kebanggan.

Selamat dan sukses untuk saudara Sudiro, semoga bisa menjadi salah seorang perangkat desa yang amanah. Saya berdoa agar kelak Saudara Sudiro bisa mewujudkan "mimpi" almarhum ayahanda yang dulu pernah menjadi peserta dalam hajat besar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Selamat berkarya dan sukses selalu!.