Tips Sukses Bisnis Perabotan Rumah Tangga

21.43

Menjadikan Bisnis Perabotan Rumah Tangga Sebagai Sumber Penghasilan


Untuk menjadi orang kaya, bisnis memang suatu jalan yang masuk akal untuk ditekuni. Karena jika Anda ingin kaya tetapi masih saja beraktivitas sebagai karyawan untuk orang lain, Anda seperti telah membuang banyak waktu. Anda juga tidak memiliki kesempatan yang baik untuk meningkatkan penghasilan.

Bisnis Perabotan Rumah Tangga
Bisnis Perabotan Rumah Tangga

Dalam berbisnis hendak memperhatikan faktor resiko yang dihadapi sebanding dengan keuntungan yang akan diperoleh dalam berbisnis. Salah satunya adalah keputusan untuk menjual barang yang harus habis hari itu juga seperti makanan atau menjual barang-barang yang tidak akan kadaluarsa dan awet dalam waktu yang lama. Naluri dan logika berpikir matang kita akan diuji dengan pilihan seperti ini.

Menjual peralatan atau perlengkapan rumah tangga adalah salah satu pilihan yang dapat kita ambil untuk menunjang bisnis. Barang-barang seperti sapu, ember, keranjang, tempat sampah, meja alas untuk menyetrika baju, gayung, jengkok, dan lain-lain dapat kita jadikan komoditi yang kita unggulkan.

Berbeda dengan makanan peralatan rumah tangga akan tetap awet sepanjang diletakkan pada tempat yang bersih, tidak lembab, dan bebas dari rayap maupun serangga berbahaya lainnya. Sehingga Anda akan terhindar dari resiko terbuangnya produk secara tidak produktif seperti pada bisnis kuliner.

Berbagai Macam Perabotan Rumah Tangga
Berbagai Macam Perabotan Rumah Tangga

Tips Sukses Bisnis Perabotan Rumah Tangga

Ada beberapa tips yang harus kita perhatikan apabila ingin sukses menjalankan Bisnis Perabotan Rumah Tangga ini:

Tips #1: Analisa Usaha

Sebelum memulai usaha ini sebaiknya Anda harus meneliti peluang bisnis Bisnis Perabotan Rumah Tangga ini di lokasi yang akan Anda jadikan lapak berjualan perabotan rumah tangga. Seberapa besar persaingan atau adakah pemain yang sama dalam radius 1-2 km?.

Kemudian Anda juga harus memperhatikan siapa saja konsumen yang akan membeli produk Anda. Apabila lokasi toko terletak di dalam pasar, berarti Anda sudah berada di tempat yang sangat tepat untuk menjalankan bisnis ini. Karena target konsumen terpenuhi, yakni kaum perempuan yang notabene membutuhkan perabotan rumah tangga.

Tips #2: Dengarkan Keluhan Konsumen

Dengarkan Konsumen Anda Ketika banyak pelanggan yang menanyakan suatu produk yang ternyata tidak tersedia di toko Anda, maka Anda wajib mengikuti permintaan produk tersebut. Anda tidak harus menyediakan barang tersebut dalam jumlah yang banyak, yang penting konsumen dapat dilayani dengan baik.

Tips #3: Berikan Bonus Garansi Produk

Jika Anda seorang pebisnis sejati, Anda tak ragu-ragu untuk memberikan garansi produk. Meskipun hanya untuk sebuah sapu, dengan diberikan misalnya garansi kerusakan selama seminggu, niscaya ini menjadi daya tarik tersendiri dihati konsumen.

Tips #4: Pembukuan Usaha Yang Rapi

Pembukuan Yang Rapi Catatan transaksi harus ada meskipun pada hari itu hanya ada satu atau dua orang pelanggan yang berbelanja di toko Anda. Anda dapat mendayagunakan peralatan IT untuk menganalisa produk-produk mana saja yang sangat digemari konsumen. Jangan sampai produk yang laris terbeli tersebut sampai kehabisan stok.

Tips #5: Promosikan Usaha Anda

Promosikan Usaha Anda Meskipun sudah memiliki pelanggan tetap, Anda wajib memperhatikan layanan purna jual yang dilakukan terus-menerus dengan cara menggabungkan kegiatan tersebut sekaligus melakukan promosi.

Anda dapat memanfaatkan blog, media sosial, WA, untuk semakin dekat dengan konsumen. Diharapkan konsumen akan mudah menghubungi toko Anda, saat mereka ingin menanyakan ketersediaan suatu produk.

Sekian dulu artikel Tips Sukses Bisnis Perabotan Rumah Tangga ini, mudah-mudahan memberikan manfaat bagi Anda yang akan menjalankan bisnis ini. Dengan demikian kita berharap bisnis Anda akan memberikan rasa nyaman kepada para pelanggan.

Dan InsyaAllah Anda memperoleh keuntungan yang sangat besar dan berkah saat barang tersebut laku terjual. Meski tak secepat makanan, namun jika variasi barang yang dijual beragam, maka akan menyamai penghasilan dari bisnis makanan alias kuliner.
Previous
Next Post »

16 komentar

  1. harus di promosikan biar laris manis

    BalasHapus
    Balasan
    1. Laris manis bak kacang goreng dan cilok, hehehe.

      Hapus
  2. kalo di kampung saya, saya sering lihat ada yg berkeliling menggunakan mobil bak terbuka Pak yg isinya perabotan rumah tangga. Mungkin yg jualan tsb sdh memperkirakan resiko dan keuntungan yg didapat itu yah pak....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau di kampung-kampung memang banyak yang begitu, mengingat jarak rumah yang satu dengan yang lain berjauhan. Sehingga para pebisnis ini mengambil inisiatif jemput bola, tetapi rata-rata mereka juga punya toko.

      Hapus
  3. Pak saya punya toko peralatan rumah tangga tapi kurang bisa memasarkan kasi masukan dong thanks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau boleh saya tahu produk macam apa saja yg Bapak jual?

      Hapus
  4. Ada yg bilang, sisi bisnis yg paling sulit adl marketingnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dalam banyak hal memang demikian Bang Aris Armunanto. Namun, kadang para pebisnis lupa akan satu hal. Bahwa selalu memberikan pelayanan terbaik kepada customer adalah promosi paling ampuh.

      Hapus
  5. Mohon info kalau grosir perabot yang murah kawasan jakarta dimana ya om,,posisi saya di palembang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Posisinya menyebar di hampir semua pasar Di Jakarta Sobat. Jadi, kalau ingin komplit ya harus menyisir satu per satu dari mulai Pasar Senen, Tanah Abang, Pasar Rebo, dan seterusnya.

      Hapus
  6. saya berminta buka usaha jualan peralatab rumah tangga dari pasar ke pasar,bisa kasih tau saya berapa modal awal minimal untuk usaha peralatan rumah tangga nya pak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau modal tergantung variasi produk peralatan rumah tangga yang akan dijual Sobat. Diluar sewa tempat jika produk yang akan dijual kebanyakan adalah yang berharga wajar, menurut estimasi saya 10 s/d 30 juta sudah komplit.

      Hapus
  7. saya berminat buka usaha peralatan rumah tangga dari pasar ke pasar,bisa kasaih tau berapa modal awal minimal untuk buka usaha tersebut pak???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu sudah saya jawab Sobat. Hitungan tersebut hanya estimasi kasar saja. Bisa kurang atau lebih. Artikel yang saya bagikan sebenarnya lebih ke tipsnya saja, karena saya pernah mengalami menjadi pedagang kaki lima dan bergaul dengan banyak pedagang lainnya.

      Hapus
  8. Berapa persen ya ambil keuntungan dari jualan perabot rumah tangga..maklum baru belajar di bidang jualan perabot. Mohon pencerahan.nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Biasanya antara 10 persen sampai dengan 50 persen Sobat. Tergantung laku tidaknya barang atau persaingan usaha sejenis. Kalau barang yang susah lakunya biasanya ambil keuntungannya kecil, karena perputaran uang / modal juga lambat. Begitu juga semakin menjamur usaha sejenis, maka istilah berlomba-lomba "banting harga" akan terjadi secara diam-diam.

      Hapus

Artikel Populer Lainnya

Komentar Pengunjung Blog