Demam Janda Bolong Yang Bikin Heboh

23.18

Demam Janda Bolong Bikin Heboh Karena Harga Yang Sangat Fantastis

Fenomena yang sedang heboh di Indonesia saat ini adalah melejitnya popularitas tanaman hias dengan julukan Janda Bolong. Tanaman hias bernama latin Monstera ini menjadi bahan perbicangan publik dimana-mana.

Monstera ini jenisnya beberapa macam, dan yang paling mahal menurut para pecinta tanaman hias adalah Monstera Variegata. Harganya bisa tembus mencapai 100 juta rupiah. Wow, benar-benar harga yang sangat fantastis.

Monstera Variegata memiliki kombinasi warna daun yang unik. Yakni hijau, kuning, dan ada putihnya. Warna belang seperti ini justru yang paling mahal harganya. Dipadu dengan lubang pada daun yang lebar, Variegata terlihat cantik dan menggoda para kolektor tanaman hias.

Hati-Hati Dengan Fenomena Gelembung Harga

Menurut ilmu ekonomi, sebuah harga yang terbentuk pada suatu komoditi berbanding lurus dengan dua kondisi. Yakni permintaan (demand), dan persediaan (supply) dari komoditi tersebut.

Jika permintaan banyak, kemudiaan stok komoditi tersebut sedikit maka harga akan cenderung naik. Sebaliknya, jika ketersediaannya banyak namun permintaan sedikit maka harga cenderung turun.

Proses kenaikan atau penurunan harga yang terlalu cepat dalam waktu singkat dikenal dengan istilah fenomena gelembung harga (bubble price). Sebuah fenomena yang pernah pertama kali terjadi di Eropa pada abad ke-17.

Gambar: detik.com

Ini yang perlu menjadi perhatian. Apakah momen naiknya harga tanaman hias Janda Bolong ini akan berlangsung lama? Hanya waktu yang akan menjawabnya. Namun, para pakar ekonomi mengingatkan bahwa harga Monstera yang naik begitu cepat, maka hal sebaliknya bisa terjadi. Yaitu ketika harganya tiba-tiba juga turun drastis.

Baca Juga : Sate Bebek Putra Tambak Jakarta Utara

Kita bisa belajar dari fenomena seperti demam batu akik, ikan louhan, tanaman hias gelombang cinta, ataupun ikan cupang. Lihat dan pikirkan dengan teliti, apakah harga yang fantastis tersebut sesuai dengan fungsionalitas atau manfaatnya?

Baca Juga : Tips Sukses Bisnis Perabotan Rumah Tangga

Apalagi di musim pandemi saat ini, mengeluarkan uang jutaan hanya untuk membeli sebuah pohon dalam pot tentu bertolak belakang dengan kondisi ekonomi yang sedang terpuruk. Bagi saya sih uang 100 juta mending buat beli tanah dan saya tanamin pohon singkong, buah-buahan, dan sayuran. Bisa untuk mencukupi kebutuhan keluarga, plus bersedekah dengan tetangga sekitar. Bagaimana dengan Anda?

Previous
Next Post »
0 Komentar