Radikal Bebas Adalah Penyebab Berbagai Penyakit Degeneratif

17.58 Add Comment

Radikal Bebas Adalah Hal Yang Banyak Menyebabkan Berbagai Penyakit Degeneratif

Radikal bebas adalah hal yang dewasa ini mengancam kesehatan manusia. Ia juga disinyalir menjadi penyebab berbagai macam penyakit degeneratif terutama penyakit kanker, stroke, jantung, dan lain sebagainya. Penyakit kanker akibat radikal bebas sangat menakutkan bagi banyak orang.

Tubuh manusia juga menghasilkan radikal bebas sebagai hasil metabolisme tubuh. Ditambah lagi dengan berbagai macam polusi lingkungan yang menambah kuantitas radikal bebas yang ada di dalam tubuh. Masyarakat perkotaan adalah pihak yang paling rentan terkena bahaya radikal bebas.

Radikal Bebas Sangat Berbahaya Bagi Tubuh
Radikal Bebas Sangat Berbahaya Bagi Tubuh

Radikal bebas adalah suatu atom atau molekul yang mempunyai elektron yang tidak berpasangan. Elektron yang tidak berpasangan tersebut menyebabkan gerakan radikal bebas yang tidak terkendali dan saling bertabrakan sehingga timbul radikal bebas baru.

Radikal bebas dapat merusak jaringan tubuh dan struktur DNA manusia. Jika hal seperti ini dibiarkan, maka akan menyebabkan penyakit kanker. Kemudian, untuk memusnahkannya diperlukan antioksidan.

Asal Radikal Bebas dan Cara Mengatasinya

Darimana Asal Radikal Bebas? Radikal bebas bisa berasal dari beberapa hal berikut:
  • Oksigen yang kita hirup. Oksigen dibutuhkan tubuh untuk membakar sumber energi (karbohidrat, protein, lemak) menjadi energi. Namun, 1-3% oksigen yang manusia hirup berubah menjadi racun yang disebut Reactive Oxygen Species (ROS), yaitu salah satu pencetus timbulnya radikal bebas.
  • Merokok. Asap rokok mengandung berpuluh-puluh radikal bebas yang dapat membahayakan kesehatan.
  • Polusi udara. Polusi yang terserap pada saat kita bernafas banyak mengandung radikal bebas.
  • Makanan yang banyak mengandung lemak.
  • Radiasi sinar ultraviolet terutama saat matahari sedang terik-teriknya.
  • Obat-obatan tertentu, misalnya pestisida, anestesi, dan cairan industri.
Bagaimana mengatasi radikal bebas?
Karena radikal bebas adalah prooksidan maka cara meredamnya adalah dengan antioksidan. Antioksidan dalam bentuk zat gizi antara lain vitamin C, E, dan Karoten. Sedangkan antioksidan non gizi berupa polyfenol, isoflavon, dan lain-lain.

Baca Juga : Manfaat Buah Pepaya, Baik Untuk Penderita Diabetes

Buah-buahan dan sayur-sayuran sangat banyak mengandung zat gizi yang bersifat antioksidan. Dan antioksidan non gizi misalnya terdapat pada teh hijau, produk dari kedelai, coklat, dan lain sebagainya.

Baca Juga : Manfaat Buah Tomat, Kandungan Lycopene Dapat Mencegah Kanker

Dengan sering mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi, ditambah dengan melakukan aktifitas olahraga maka akan menjadi hal yang ampuh untuk mengatasi ancaman radikal bebas. Peran gaya hidup sehat terbukti memberikan kemajuan yang berarti bagi peningkatan kualitas kesehatan manusia.

Gambar : doktersehat.com

Manfaat Buah Tomat, Kandungan Lycopene Dapat Mencegah Kanker

20.09 2 Comments

Manfaat Buah Tomat Untuk Kesehatan

Manfaat buah tomat menjadi hal penting yang perlu untuk diketahui bersama. Tomat merupakan salah satu buah / sayuran yang paling banyak dikonsumsi. Ada yang mengkonsumsinya dengan cara dibuat minuman juice, sebagai bahan pelengkap sop, dan berbagai macam variasi menu lainnya.

Tomat lazim digunakan di berbagai industri makanan. Misalnya sebagai bahan baku utama pembuatan saos, sambal, dan tomat dijadikan juga sebagai bahan baku produk minuman dalam kemasan.

Manfaat Buah Tomat Untuk Kesehatan
Manfaat Buah Tomat Untuk Kesehatan

Tekstur buah tomat yang lembut, kemudian memiliki biji yang mudah dikunyah, membuat tomat sangat enak untuk dikonsumsi langsung. Tomat juga sering digunakan sebagai makanan pelengkap, seperti untuk lalapan.

Kandungan utama tomat adalah Lycopene. Lycopene merupakan sejenis carotene yang mempunyai fungsi paling kuat untuk melawan oksidasi, menghambat mutasi sel, menurunkan cidera asam nukleat. Dan juga mengurangi penyakit pembuluh darah jantung, mencegah penyakit kanker dan berbagai fungsi lainnya.

Penelitian Tentang Manfaat Lycopene Yang Terdapat Pada Tomat

Penelitian-penelitian yang dilakukan terhadap Lycopene:
  • Tahun 1959, pakar medis Amerika pertama kali melaporkan bahwa Lycopene mempunyai khasiat mencegah kanker.
  • Tahun 1985-1991, fakultas Kedokteran Universitas Italia menggunakan Lycopene dalam jumlah dosis yang banyak untuk melakukan percobaan pencegahan penyakit kanker, yang membuktikan bahwa Lycopene dapat menurunkan persentase berbagai penyakit kanker, seperti kanker saluran pencernaan, lambung, usus dan prostat.
  • Tahun 2002, majalah "Times" mengumumkan bahwa dalam 10 besar makanan sehat, tomat yang mengandung banyak Lycopene menduduki peringkat pertama.
  • Tahun 1994, Universitas Harvard melalui penelitian terhadap 48.000 orang menunjukkan jika setiap minggu mengkonsumsi dua kali produk tomat, maka persentase timbulnya kanker prostat dapat dikurangi 34%.
Manusia dan hewan tidak dapat menyatukan Lycopene di dalam tubuhnya sendiri, hanya diperoleh dari makanan dan melalui proses pemanasan (dimasak) maka Lycopene lebih mudah diserap tubuh manusia. Dalam tubuh manusia Lycopene tersebar di liver, paru-paru, kulit, usus dan jaringan organ lainnya.

Namun ada hal yang harus kita perhatikan. Tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi buah tomat secara berlebihan. Meskipun buah tomat memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, namun buah tomat juga memiliki kandungan asam yang tinggi yang dapat mengganggu sistem pencernaan.

Baca Juga : Cara Menjaga Kesehatan Ginjal Manusia Secara Alami

Tomat juga memiliki kandungan kalsium dan senyawa oksalat yang sulit dicerna. Artinya jika dikonsumsi secara berlebihan, akan membuat kalsium dan oksalat menumpuk pada ginjal. Dan berpotensi terbentuknya batu ginjal.

Oleh karena itu, akan lebih baik kalau kita mengkonsumsi buah tomat secara proporsional, dan dilengkapi berbagai jenis buah-buahan lainnya. Maka, selain kebutuhan tubuh akan vitamin tetap terpenuhi, sebagian organ tubuh tetap terjaga kesehatannya. Salam sehat selalu.

Gambar : www.bernas.id

Kebiasaan Makan Yang Baik Untuk Mencegah Kerusakan Gigi Anak

02.45 Add Comment

Kebiasaan Makan Yang Baik Dapat Mencegah Kerusakan Gigi Anak

Kebiasaan makan yang baik perlu diajarkan kepada anak sejak dini. Orang tua tidak boleh membiarkan anak-anak mereka mengkonsumsi makanan-makanan jenis tertentu dengan cara yang tidak benar. Terutama berkaitan dengan kesehatan gigi anak.

Gigi dan kuman tak dapat dipisahkan, karena kuman suka sisa makanan di mulut. Namun, jika daya tahan tubuh stabil dan gigi selalu dijaga kebersihannya maka kuman tidak akan mampu merusak gigi. Secara alami, mulut menghasilkan saliva atau air liur yang mampu memberikan proteksi bagi gigi.

Makanan Yang Dapat Merusak Gigi Anak
Makanan Yang Dapat Merusak Gigi Anak

Namun, mengandalkan saliva saja tidak cukup untuk menjaga kesehatan gigi. Terutama karena makanan yang dikonsumsi anak makin beragam. Karenanya, menjaga kebersihan dan kesehatan gigi anak adalah mutlak.

Kebiasaan Makan Yang Perlu Dihindari Anak-Anak

Berikut ini merupakan hal-hal yang harus dihindari, karena berisiko membuat kerusakan gigi pada anak-anak. Orang tua perlu waspada jika anak memiliki kebiasaan-kebiasaan seperti dibawah ini:

1. Mengkonsumsi Makanan Dan Minuman Panas / Dingin Secara Bergantian

Sering mengonsumsi makanan dan minuman panas lantas dingin secara bergantian dalam satu waktu. Kebiasaan ini akan merangsang saraf pulpa untuk berkontraksi dan juga membuat email (lapisan pelindung gigi) rusak.

Hal yang sama juga terjadi jika anak suka makan penganan atau minum-minuman yang panas. Selain email gigi, jaringan lunak gusi pun akan rusak karena suhu panas. Kerusakan ini akan merembet dengan menimbulkan rasa perih dan warna memerah pada gusi.

2. Kebiasaan Mengemut Makanan

Mengemut makanan terutama yang manis, dapat berakibat kurang baik bagi kesehatan gigi anak. Makanan yang diemut dan tercampur dengan air liur dalam waktu cukup lama (karena tidak kunjung ditelan) akan menempel di gigi dan memerangkap bakteri perusak gigi sehingga gigi rawan berlubang ataupun keropos.

3.Minum Susu Sambil Tidur

Susu mengandung pemanis yang mudah menempel di gigi. Makanan yang menempel di gigi akan menjadi makanan lezat bagi bakteri perusak. Keadaan ini makin parah bila terjadi saat anak tidur, karena produksi liur sedang berhenti dan mikroba perusak pun jadi lebih aktif.

Gambar : kumparan.com

Manfaat Jintan Hitam, Menyembuhkan Berbagai Macam Penyakit

03.02 2 Comments

Manfaat Jintan Hitam Untuk Menyembuhkan Berbagai Macam Penyakit

Manfaat jintan hitam untuk mencegah dan menyembuhkan berbagai macam penyakit sudah dikenal orang sejak lama. Jintan hitam merupakan salah satu jenis herbal asal Timur Tengah yang sudah banyak diteliti dan terbukti memberikan segudang manfaat bagi kesehatan tubuh manusia.

Jintan hitam termasuk dalam keluarga buttercup (Ranunculaceae). Orang-orang di tanah Arab telah mengenal jintan hitam lebih dari 2000 tahun lalu. Di Arab, jintan hitam dikenal sebagai habbatus sauda (biji yang menyenangkan) atau habbatul baraka (biji yang membawa berkah).

Manfaat Jintan Hitam Untuk Kesehatan
Segudang Manfaat Jintan Hitam

Keampuhan tanaman yang konon berasal dari Mediterania (seputar Laut Tengah) dan bernama latin Nigella Sativa Linn ini menyebar hingga Mesir, Yunani, dan India.

Tahun 980 M, Ibnu Sina dalam The Cannon of Medicine menyatakan habbatus sauda atau jintan hitam ini sebagai perangsang tenaga dan membantu memulihkan kesegaran tubuh, menstimulasi energi, serta membantu penyembuhan dari kelelahan atau kurang semangat.

Kandungan Gizi Pada Jintan Hitam

Jintan hitam mengandung 15 macam asam amino, protein, karbohidrat, minyak volatile atau minyak essensial dan crude fiber. Kandungan vitamin dan mineralnya meliputi kalsium, potasium, besi, magnesium, selenium, vitamin A, B1, B2, B6, C, E, dan niacin.

Di dalam jintan hitam atau habbatussauda juga terkandung crystalline nigellone yang dapat mencegah terjadinya kejang otot dan melebarkan saluran pernapasan. Nigellone juga bersifat antihistamin sehingga membantu mengurangi alergi.

Baca Juga : Khasiat Daun Salam, Menyehatkan Jika Dikonsumsi Sesuai Aturan

Menurut Prof. Hembing Wijayakusuma dalam bukunya Tumbuhan Berkhasiat Obat Indonesia : Rempah, Rimpang, dan Umbi biji jintan hitam itu mampu pula mengobati sakit perut, disentri, keracunan jamur, kembung, batuk, radang lambung, gonorrhoea, lepra, digigit ular, wasir, cacar air, dapat menghambat keganasan sel kanker, dan lain-lain.

Gambar : www.liputan6.com

Cara Memelihara Kesehatan Jantung Dan Pembuluh Darah

19.42 Add Comment

Cara Memelihara Kesehatan Jantung Dan Pembuluh Darah Manusia Modern

Memelihara kesehatan jantung dapat dilakukan dengan cara mengikuti pola hidup sehat setiap hari. Langkah terbaik yang seharusnya dilakukan adalah dengan cara mencegahnya. Kebiasaan buruk manusia modern dewasa ini sangat berdampak serius bagi kesehatan jantung.


Memelihara Kesehatan Jantung Dan Pembuluh Darah
Memelihara Kesehatan Jantung Dan Pembuluh Darah

Bagaimana serangan penyakit jantung tersebut dapat dihindarkan atau paling sedikit dikurangi? Apakah penyempitan pembuluh darah disebabkan oleh faktor yang dapat dihindarkan atau tidak? Faktor-faktor pemicu serangan jantung ialah:
  1. Merokok.
  2. Mengonsumsi makanan berkolestrol tinggi.
  3. Kurang gerak, dan malas melakukan aktifitas olahraga.
  4. Stres.
  5. Kurang istirahat.
Baca Juga : Cara Menjaga Kesehatan Mata Dengan Memenuhi Nutrisi Penunjangnya

Penanggulangan Yang Baik Untuk Mencegah Penyakit Jantung

Tidak ada penanggulangan yang lebih baik untuk mencegah penyakit dan serangan jantung, kecuali berikut ini:
  1. Gaya hidup sehat seperti: bangun lebih pagi, tidur tidak terlalu larut malam, menghindari rokok dan minuman beralkohol.
  2. Pola makanan yang sehat. Yakni dengan memperbanyak makan makanan berserat dan bersayur, serta tidak terlalu banyak makan makanan berlemak dan berkolesterol tinggi.
  3. Olah raga yang teratur dan tidak berlebihan.
  4. Untuk benar-benar mengurangi risiko penyakit jantung, maka seseorang harus benar-benar berhenti merokok.
  5. Konsumsi suplemen vitamin C dapat mengurangi risiko penyakit jantung.
  6. Penelitian menunjukkan, mengurangi konsumsi garam dapat mengurangi risiko penyakit Jantung. Konsumsi garam dapat meningkatkan tekanan darah. Pada percobaan diet rendah garam menunjukkan risiko penyakit jantung hingga 25% dan risiko serangan jantung hingga 20%.
  7. Olahraga atau gerak badan dapat mengurangi risiko mendapatkan penyakit jantung. Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa olahraga menyebabkan terbukanya lebih banyak pembuluh darah. Bahkan bila kita berolahraga dalam waktu yang lama, saluran darah tambahan dapat terbentuk di dalam jantung.
Gambar : www.erabaru.net

Artikel Populer Lainnya

Komentar Pengunjung Blog