Sukaraja - Matahari Tersenyum Dibalik Pohon Mangga

18.53

Sukaraja - Matahari Tersenyum Dibalik Pohon Mangga

November 2017,
angin dari barat mulai merambat,
menyusup dingin dibalik hijab,
namun langkahmu tak bergeming,
mengawal senja yang sejenak hening...

Kulihat senyumnya dibalik pohon mangga,
menatap teduh diantara dedaunan yang tersipu manja,
dan menghilang diujung atap madrasah...

Hari ini aku mulai bercerita,
tentang juragan desa,
yang melukis mimpi dengan sebuah pena,
tentang pemuda yang ikhlas bersedekah,
hingga barisan aksara pun mampu,
melambung tinggi sampai ke langit ke-tiga...

Malam ini ingin kutegaskan,
tak akan pernah hiasi hari bersama gundah gulana,
karna kuyakin sepenuhnya,
bahwa surga berada dibawah telapak kakinya...

Malam ini akan kubentangkan,
sajadah panjang penghangat jiwa,
melepas malam bertabur syukur dan asa,
semoga matahari itu kan slalu tersenyum sepanjang masa....

[Sukapura, 29-09-2018, 09:43]
Puisi ini dibuat untuk pemilik blog sukaraja.com

Sukaraja - Matahari Tersenyum Dibalik Pohon Mangga
Previous
Next Post »

19 komentar

  1. Matahari itu simbol sang guru yang sangat dihormati. Dan surga dibawah telapak kakinya simbol kasih sayang seorang ibu. Hehehe...semoga imajinasi saya tak meleset ya Kak Risna.

    BalasHapus
  2. MasyaAlloh... sampai di buatin puisi

    Makaih ya Mz.. suka 😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah. Sama-sama Kak Risna...hehehe

      Hapus
  3. Ditempat saya tidak ada pohon mangga, adanya pohon kangkung, gimana ya?
    saya kenal itu pemilik blog sukaraja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah boleh tu mz kangkungnya di sayur trus di sajiin di nampan kecil yang agak panas jadi ada gelembung-gelembung kecilnya kikiki

      aku gak kenal mz, kalau blog Djangkaru kenal :)

      Hapus
    2. Wah seru itu Sobat Djangkaru. Ceritanya tentang Mbah Kangkung dan Eyang Putri...hehehe

      Hapus
  4. Salut jiwa seni sangat puitis...ini potensi seorang sastrawan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin. Trima kasih Sobat Sofyan. Salam sukses selalu.

      Hapus
    2. usul nambah satu site buat hal hal terkait sastra dan undang juga yang lain buat nulis topik terkait

      Hapus
    3. Hemm...saya blm pernah mensetting blog utk multiuser. Mungkin suatu saat nanti.

      Hapus
  5. Puisi penuh makna, ditujukan seseorang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe...bisa jadi begitu Sobat Alek Pedia.

      Hapus
  6. wah mantap nih puisinya puitis bangett hihi ciee buka sukaraja.com ya, cantik yaaa fotonya.. btw ajarin saya donk bikin puisi kang doddy biar jadi so sweet hehee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe...makasih teh Vika.
      Boleh kalau mau privat bikin puisi...hehehe

      Hapus
  7. senangnya punya sahabat kreatif dibikinkan puisi khusus , mantap pisan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Bang Abd Kadir Rusdi. Salam suskes selalu.

      Hapus

Artikel Populer Lainnya