Terkuak, Misteri Tumpukan Batu Mirip Miniatur Keraton di Sukabumi

23.47
Jum'at, 02 Februari 2018 kemarin, saya dibuat penasaran dengan kiriman gambar dan video yang beredar di media sosial tentang munculnya keberadaan puluhan tumpukan batu misterius di salah satu sungai di daerah Sukabumi, Jawa Barat. Banyak warga medsos yang dibuat bertanya-tanya tentang keberadaan batu-batu misterius yang menyerupai bidak catur atau boleh dibilang mirip susunan bangunan candi / keraton zaman kerajaan-kerajaan Nusantara masa lampau. Warga Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat juga mendadak dibuat geger dengan penemuan batu bersusun di tengah aliran Sungai Cibojong, Kampung Cibojong RT 1 / RW 1, Desa Pasirdoton, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat

Masyarakat kita memang sering mengkaitkan suatu peristiwa dengan hal-hal mistis dan seringkali tidak dicari kebenarannya. Sehingga muncul berita-berita dan isu-isu yang bisa saja "membahayakan" / "merugikan" masyarakat itu sendiri. Kalau saya lebih pas mengatakan, bahwa sesuatu yang mistis itu sangat berhubungan dengan peristiwa alam yang dahsyat.

Terkuak, Misteri Tumpukan Batu Mirip Miniatur Keraton di Sukabumi
Tumpukan Batu Hasil Kreatifitas Warga Setempat

Jika memang benar keberadaan batu tersebut bukan ulah manusia, maka pasti sudah terjadi peristiwa alam lainnya yang terjadi sebelum batu-batu itu muncul. Artinya peristiwa "ghaib" yang diluar kendali indera manusia normal, pasti terdapat tanda-tanda alam yang mengiringinya. Seperti terjadinya Malam Lailatul Qodar yang diyakini oleh umat Islam sebagai malam yang penuh berkah, kehadiran malam tersebut ditandai dengan "kondisi" alam yang sangat nyaman, membahagiakan bagi seluruh makhluk, tidak terasa panas atau dingin, sejuk, dan lain sebagainya.

Benar saja dugaan saya bahwa fenomena tumpukan batu itu bukan merupakan peritiwa yang berbau mistis. Seperti dilansir poskotanews.com memberikan informasi dan klarifikasi bahwa tumpukan batu itu tidak muncul tiba-tiba, melainkan dibuat oleh warga yang menyalurkan hobinya. Tujuannya, meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan sungai. Supaya sungai tersebut terbebas dari sampah. Sehingga, masyarakat agar tidak terpengaruhi isu-isu yang tidak pasti. Terlebih mengaitkan batu-batu itu dengan sesuatu yang berbau mistis.
Previous
Next Post »

2 komentar

Artikel Populer Lainnya

Arsip Blog - Lihat Artikel Lainnya