Tips Sukses - Waktunya Untuk Berfikir Reflektif

07.14
Kesuksesan merupakan hal terindah yang diperoleh sebagai akibat dari usaha untuk terus menghargai setiap tahap, langkah demi langkah, hal-hal kecil yang harus dianggap penting, dan menikmati setiap proses yang telah dan akan dihadapi. Ada saatnya kita butuh untuk duduk merenung dan menelusuri apa-apa saja yang sudah dikerjakan dengan baik, kemudian hal-hal lainnya yang belum mampu kita lakukan secara maksimal. Masa lalu tentu tidak mungkin akan kembali lagi, karena roda kehidupan akan terus berputar.

Berfikir Reflektif adalah aktifitas berfikir yang dilakukan dengan tujuan untuk mengingat-ingat kembali (flash back), hal-hal yang sudah dilakukan pada waktu yang telah berlalu dalam rangka melakukan instrospeksi, perenungan, dan memberikan semangat memperbaiki diri sendiri berkaitan dengan pekerjaan, bisnis, atau aktifitas produktif lainnya.

Tips Sukses - Waktunya Untuk Berfikir Reflektif
Tips Sukses - Waktunya Untuk Berfikir Reflektif

Kita dapat melakukan kegiatan berfikir reflektif ini setiap menjelang tidur, setiap akhir pekan, selepas melaksanakan ibadah sesuai dengan agamanya masing-masing, atau kapanpun waktu yang dirasa nyaman untuk merenungkan dan mengevaluasi aktifitas dalam sepekan terakhir. Boleh juga untuk mengevaluasi aktifitas harian. Yang terpenting adalah kita harus yakin bahwa kondisi fisik dan batin kita dalam keadaan netral. Misalnya jangan melakukan kegiatan berfikir reflektif saat Anda sedang marah alias kesal dengan seseorang.

Dalam melakukan introspeksi diri hendaklah diawali dengan sikap rendah hati. Menyadari bahwa kita tidak mungkin bisa terhindar 100 persen dari kekeliruan atau kesalahan. Salah satu ciri orang yang sombong adalah tidak pernah mau melakukan evaluasi diri karena selalu merasa dirinya benar, dan ini adalah bom waktu yang bisa menghancurkan kita saat kita dalam keadaan lengah, lemah, atau terdesak. Akibatnya tidak ada pertumbuhan pribadi, karena hanya bersikap menyalahkan orang lain, situasi atau bahkan sampai "menghujat" Tuhan Yang Maha Penyayang.

Berfikir reflektif akan memberikan beberapa manfaat berikut ini:
  • Mudah Mengontrol Diri. Kita tentu sering menyaksikan / mendengar cerita orang-orang yang baru menyadari, baru memahami bahwa ia sudah terjerumus pada "jalan hidup" yang salah kaprah, dan benar-benar sadar justru pada usia tua yang hal tersebut telah menjauhkannya dari tujuan hidup sebenarnya. Bukankah tujuan hidup kita sesungguhnya adalah agar menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama dan selalu dalam  rahmat dan ridho Ilahi? Nah, dengan berfikir reflektif Anda memiliki waktu yang cukup untuk terhindar dari langkah yang tidak benar.
  • Melahirkan Spirit Untuk Terus Memperbaiki Diri. Dengan menyempatkan berfikir reflektif Anda dapat meyakinkan diri sendiri bahwa hal yang tidak baik masih ada kesempatan untuk diperbaiki, perilaku yang kurang produktif bisa dirubah menjadi amunisi mental untuk selalu berperilaku produktif.
  • Mendapatkan Inspirasi Dalam Mendongkrak Kesuksesan. Anda akan menemukan tips-tips ampuh, kunci sukses, dalam mengatasi dan meminimalisir setiap permasalahan dan kerugian yang diakibatkannya. Karena Anda sudah belajar, menemukan apa-apa yang menyebabkan Anda gagal di masa lalu, kemudian menggantinya dengan jurus jitu meraup keberhasilan dalam setiap proses hidup yang dijalani. Befikir reflektif artinya kita sudah meng-inventaris perilaku-perilaku yang merugikan, membahayakan diri kita, dan kita selalu teringat bahwa ini adalah hal konyol yang tidak boleh terjadi untuk yang kedua kalinya. Kita dapat menggabungkan aktifitas berfikir reflektif ini dengan doa-doa, rasa syukur atas karunia yang diberikan Tuhan Yang Maha Melindungi agar lebih powerful.

Semoga dengan melakukan kegiatan berfikir reflektif, kita akan selalu waspada dan tidak terjerumus pada langkah-langkah yang keliru. Dapat memahami hikmah, petunjuk yang baik, dan kearifan dari pengalaman-pengalaman kita dimasa lalu. Semoga bermanfaat!

Sumber:
  • Ahmad Arqom, dalam buku "Menciptakan Keajaiban Hidup", JPBOOKS, tahun 2010.
Previous
Next Post »
0 Komentar

Artikel Populer Lainnya