Puisi - Sebagai Angin Lalu

17.55
Puisi berjudul "Sebagai Angin Lalu". ini saya tulis dari hasil imajinasi dan merupakan usaha untuk meningkatkan kemampuan saya dalam membuat karya sastra versi pribadi. Isi atau tulisan yang terkandung dalam puisi ini tidak ditujukan untuk kelompok tertentu, individu tertentu, ataupun pihak-pihak lainnya yang bisa saja merasa "tersinggung" atas dibuatnya tulisan saya dalam bentuk puisi. Ini adalah murni goresan pena, yang ditujukan untuk kehidupan manusia secara global dari zaman ke zaman.

Puisi - Sebagai Angin lalu
Puisi - Sebagai Angin Lalu

Yang Terhormat "Kekuasaan",
Yang Terhormat "Politik",
Yang Terhormat "Konstitusi"...

Dengan ini kami memohon,
dengarkan suara kami sekali saja,
karna kami sangat menyadari,
mungkin saja jadwal "konser" kalian sangat padat...

Hemm...tunggu dulu,
kami curiga, jangan-jangan kalian sedang terjangkit virus amnesia,
atau terlalu sibuk menghitung setiap digit,
hasil "manggung sandiwara" malam kemarin...

Ingatlah!
Bahwa kami tak pernah sepeserpun,
mengemis atau meminta-minta pada kalian,
bahkan jalan-jalan yang kami lewati,
gedung-gedung yang kalian banggakan,
adalah akumulasi tetesan keringat kami,
adalah sekian persen dari milik kami,
dari apa-apa yang tergeletak di dalam gubuk kami,
yang kami titipkan kepada "kurir-kurir" setia kalian...

Lupakah kalian?
pada janji-janji yang pada waktu itu menggelegar garang,
ketika seluruh ciptaan Tuhan turut menyaksikan,
bahkan rumput-rumput yang kalian injak pun,
ikut merinding dan menggigil ketakutan,
mendengar setiap bait yang mengait tajam,
dan meliuk-liuk liar menebalkan setiap kata demi kata...

Dan kini...
Jawaban kalian sungguh membuat kami shock,
terkejut dalam diam,
Kalian hanya berkata:
"Yang sudah terjadi kita lupakan saja, dan kita anggap sebagai angin lalu....."
Haahhh??? Astaghfirullaahal 'adhiim!

[ Jakarta, 17 Maret 2015 ]


Previous
Next Post »

2 komentar

  1. wah sulit sekali membuat puisi seperti ini
    panjang amat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih sobat sudah berkunjung, Sukses selalu.

      Hapus

Artikel Populer Lainnya

Komentar Pengunjung Blog