Selalu Waspada Dengan Gigitan Nyamuk DBD

19.03
Penyakit Demam Berdarah (DBD) adalah penyakit berbahaya sebagai akibat dari gigitan nyamuk. Namun perkembangannya kini cukup mengkhawatirkan orang tua, karena nyamuk DBD tersebut juga membawa virus yang dapat merusak organ-organ vital anak dan orang dewasa seperti paru-paru, sistem saraf pusat, dan organ tubuh manusia lainnya. Banyak kasus penderita demam berdarah terbukti mengalami komplikasi penyakit lainnya yang terjadi pada organ-organ vital manusia.

Selalu Waspada Dengan Gigitan Nyamuk DBD
Kondisi Kritis Pasien DBD

Ini dialami salah satu keluarga saya dimana si buah hati yang berbadan gemuk terjangkit virus gigitan nyamuk demam berdarah yang merusak organ paru-parunya. Alhamdulillah, berkat perawatan yang baik di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta Utara, anak saudara saya tersebut yang berjenis kelamin laki-laki dapat sembuh meski pernah beberapa hari dirawat di ruang ICU. Karena itu, jagalah selalu kondisi lingkungan, agar kesehatan anggota keluarga dapat terjamin dan terhindar dari penyakit yang menyebabkan kematian ini.

Namun, hal berbeda dialami rekan kerja saya, yang anak perempuannya terjangkit virus demam berdarah. Saat mengalami kondisi yang sangat kritis, anak tersebut sering mengigau dan pada bagian kulit di sekujur tubuhnya berwarna biru seperti pada luka memar. Sayang, anak tersebut tak dapat diselamatkan dan menghembuskan nafas terakhir di salah satu Rumah Sakit Swasta, di Sungai Bambu, Tanjung Priok.

Mengurangi Populasi Nyamuk Pembawa Virus DBD
Mengurangi Populasi Nyamuk Pembawa Virus DBD

Agar kejadian serupa tak terulang kembali, masyarakat hendaknya meningkatkan peran aktifnya dalam mencegah datangnya kembali virus yang diakibatkan gigitan nyamuk mematikan ini. Fogging merupakan salah satu cara yang baik untuk dilakukan dalam memberantas populasi nyamuk pembawa virus demam berdarah. Yang, terpenting dalam melakukan fogging adalah, komposisi yang benar pada cairan obat yang dimasukkan dalam mesin fogging. Jangan karena alasan untuk menghemat biaya, cairan obat untuk fogging dikurangi jumlahnya yang menyebabkan proses pengasapan tidak berefek maksimal. 
Previous
Next Post »
0 Komentar

Artikel Populer Lainnya

Komentar Pengunjung Blog