Kuliner Nusantara - Ikan Lele Sumber Protein Keluarga

19.09
Ikan lele merupakan jenis ikan yang hidup di air tawar. Habitat ikan ini di sungai-sungai atau persawahan, namun pada era sekarang ini ikan lele sudah sangat banyak dibudidayakan oleh para peternak ikan. Maraknya budidaya ikan lele di Indonesia disebabkan karena permintaan ikan lele yang terus meningkat.

Di beberapa kota besar seperti Jakarta dan Bandung sering kekurangan pasokan ikan lele, terutama saat cuaca sedang tidak mendukung yang berimbas kepada menurunnya produksi ikan lele. Begitu juga dengan makanan olahan berbahan dasar ikan lele telah menjadi favorit masyarakat Indonesia. Ikan lele dapat diolah menjadi makanan seperti kerupuk ikan lele, keripik kulit ikan lele, abon lele, nuget lele, dan lain sebagainya. Pemerintah Arab saudi bahkan pernah memesan sebanyak 3 kontainer keripik ikan lele kepada Pemerintah Republik Indonesia, yakni melalui UKM Boyolali yang pernah mengikuti Pameran Pangan Nusa.

Budidaya Ikan Lele - Memberi Makan Ikan Lele

Ada berbagai alasan yang menyebabkan ikan lele menjadi makanan favorit keluarga, diantaranya adalah:

1. Harga Ikan Lele Terjangkau Masyarakat Indonesia
Ikan lele di pasar-pasar tradisional dijual dengan harga yang relatif murah, dibandingkan jenis ikan lainnya seperti ikan emas, ikan nila, ikan patin, ikan gurame, dan lain sebagainya. Kaum Ibu tentu sangat menyukai membeli bahan makanan yang murah dengan keadaan keuangan keluarga yang pas-pasan dan harus membeli kebutuhan pokok lainnya agar kebutuhan gizi keluarga terpenuhi.

2. Ikan Lele Memiliki Rasa Yang Gurih dan Tekstur Yang Lembut
Setelah diolah menjadi berbagai jenis menu masakan, ikan lele adalah jenis ikan yang tidak memiliki banyak duri dan dibarengi rasa yang gurih dan nikmat. Jenis ikan dengan sedikit duri ini tentu sangat membantu ibu-ibu dalam menyediakan makanan sehat untuk anak. Ikan lele juga aman dikonsumsi anak kecil karena dagingnya yang lembut.

Pecel Lele Yang Gurih dan Nikmat
Pecel Lele, Gambar: khasiat.co.id

Salah satu menu masakan ikan lele yang sangat digemari masyarakat Indonesi adalah "Pecel Lele". Pecel Lele dengan sajian sambal khasnya, disertai beberapa macam sayuran membuat aroma Pecel Lele begitu menggoda apalagi saat perut sedang lapar-laparnya. Di Indonesia mudah dijumpai warung Pecel Lele yang selalu ramai dikunjungi warga pecinta ikan gurih dan nikmat ini.

3. Ikan Lele Memiliki Kandungan Gizi Yang Tinggi (Terutama Kandungan Protein)
Selain harga yang relatif murah, rasa yang gurih, dan tekstur yang lembut, ikan lele terbukti memiliki kandungan gizi yang tinggi. Dalam 100 gr ikan lele terdapat:
  • Kadar Air, sebanyak 78,5 %
  • Sumber Energi, sebanyak 90 kalori
  • Protein, sebanyak 18,7 gr
  • Lemak, sebanyak 1,1 gr
  • Kalsium, sebanyak 15 mg
  • Fosfor, sebanyak 126 mg
  • Zat Besi, sebanyak 2 mg
  • Natrium, sebanyak 15 mg
  • Thiamin (Vitamin B1), sebanyak 0,1 mg
  • Riboflavin (Vitamin B2), sebanyak 0.05 mg
  • Niacim, sebanyak 2 mg. 
Dengan kadar protein yang bisa mencapai 17%, kemudian dalam protein ikan lele tersebut juga mengadung semua asam amino esensial yang diperlukan tubuh dalam jumlah yang cukup, dalam protein ikan lele juga mengandung lisin, leusin (C6H13NO2) dan metionin yang lebih tinggi dari protein susu dan daging, dan menurut penelitian leusin sangat baik untuk pertumbuhan anak-anak, maka ikan lele sangat cocok sebagai makanan sehat untuk keluarga Indonesia.

budidaya ikan lele Indonesia
Ikan Lele, Gambar: danuadji.com

Mengenal Budidaya Ikan Lele
Dengan manfaat yang sangat baik bagi pemenuhan gizi keluarga Indonesia, ikan lele menjadi salah satu jenis ikan yang sangat tepat untuk dibudidayakan mengingat permintaan pasar lokal yang cukup tinggi. Bagi Anda yang tertarik untuk beternak ikan lele, ada beberapa jenis ikan lele untuk dibudidayakan, yakni:

  • Ikan lele lokal. Ikan lele lokal mempunyai nama latin Clarias Batrachus. Ikan lele lokal ini merupakan jenis lele yang sangat terkenal di kalangan masyarakat Indonesia. Sebelum lele dumbo disosialisasikan di Indonesia, para peternak lokal biasa melakukan ternak budidaya ikan lele jenis ini. Namun sayangnya, saat ini jarang sekali peternak yang mau membudidayakan lele jenis ini karena kurang menguntungkan. Kekurangan yang dimiliki oleh lele lokal adalah FCRnya yang tinggi. Butuh sekitar satu kilogram pakan ternak untuk menghasilkan bobot tubuh sebesar satu kilogram. Selain itu, pertumbuhan ikan lele jenis ini juga terbilang lambat karena ukuran lele lokal yang berumur satu tahun masih kalah dengan ukuran lele dumbo yang berusia 2 bulan.

  • Ikan lele dumbo. Ikan lele dumbo pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada tahun 1985. Ikan ini dibawa dari negara tetangga yakni Taiwan. Kemudian, ikan lele dumbo menjadi favorit dikalangan para peternak karena pertumbuhannya yang cepat dan ukuran badannya yang bongsor jika dibandingkan dengan lele lokal.
  • Ikan lele sangkuriang. Ikan lele sangkuriang telah resmi untuk dibudidayakan oleh Departemen Kelautan dan Perikanan pada tahun 2004. Penelitian ikan lele jenis ini dilakukan oleh Balai Besar Pengembangan Air Tawar Sukabumi dari tahun 2002. Penelitian ini didasari oleh kekhawatiran para peternak ikan lele akan menurunnya kualitas lele dumbo. Penurunan kualitas ini disebabkan oleh beberapa kesalahan dalam menghasilkan benih ikan dan penyilangan yang dilakukan secara sembarangan / tak sesuai prosedur. Hingga akhirnya timbul sebuah ide brilian yakni mengembalikan beberapa sifat unggul ikan lele tersebut dengan cara mengawinkan silang balik (Back Cross). Penamaan Sangkuriang pada lele ini diambil dari dongeng cerita rakyat “Sangkuriang”.
  • Ikan lele phyton. Lele Phyton ditemukan oleh para peternak yang berdomisili di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Pada awalnya, proyek perkawinan silang ikan lele jenis ini dilakukan untuk menjawab semua keluhan yang dialami oleh para peternak ikan lele di Desa Banyumundu, Kabupaten Pandeglang. Mereka mengeluh bahwa mereka sering mengalami kerugian diakibatkan tingginya tingkat kematian benih lele yang dibeli dipasaran. Proses perkawinan silang ini dilakukan di Desa Banyumundu yang memiliki iklim dingin. Setelah mengalami proses lebih dari 2 tahun. Akhirnya mereka menemukan varietas Ikan Lele Phyton.
Meskipun, budidaya ikan lele bisa dikategorikan sebagai cara yang terbilang mudah untuk dilakukan, namun agar menghasilkan keuntungan bagi peternak, maka wajib memperhatikan teknik-teknik dan pengalaman-pengalamn dari para peternak ulung. Sehingga, usaha budidaya ikan lele membawa keberkahan bagi keluarga.

Sumber:

  • http://kripikabonlele.blogspot.co.id/2012/11/kenapa-lele-begitu-digemari-apa-manfaat.html
  • https://danuadji.com/budidaya-ikan-lele/
  • https://fauflo.com/ikan-lele/
  • http://www.cahsingorojo.com/2015/09/kandungan-gizi-dan-manfaat-ikan-lele.html
  • http://ekonomi.kompas.com/read/2010/10/20/10000765/Arab.Saudi.Pesan.3.Kontainer.Kripik.Lele
Previous
Next Post »

4 komentar

Komentar Pengunjung Blog