Ibu Adalah Pahlawan Sejati Keluarga

16.39
Jembatan merah menjadi saksi sejarah, dimana ribuan pejuang di Surabaya bertempur hebat untuk mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari jeratan penjajah yang tak sudi melihat Sang Merah Putih berkibar, meliuk-liuk gagah dan mempesona. Setelah Indonesia menyatakan diri sebagai negara yang berdaulat dan merdeka, cobaan berat dialami para pahlawan yang senantiasa ikhlas berkorban demi negeri yang mereka cinta.

Pahlawan adalah insan yang tak memperdulikan kepentingan dirinya sendiri, apa yang mereka lakukan semata-mata demi keutuhan dan kedamaian bangsanya. Sekalipun nyawa taruhannya, meskipun dengan senjata seadanya, namun semua itu tak akan pernah mampu melunturkan semangat dan keinginan yang kuat untuk membela bangsa ini dari dominasi fisik dan non-fisik dari penjajah. Kita mesti bersyukur dan berterima kasih atas jasa para pahlawan yang dengan segenap rasa cinta tanah air dan bangsa yang mereka miliki, telah mengorbankan pikiran, tenaga, dan nyawa untuk Indonesia. Semoga amal dan perjuangan mereka menjadi cahaya di akhirat kelak dan mereka dapat berkumpul disisi Tuhan Yang Maha Rahman dengan wajah berseri-seri.

Selain itu, sebagai insan yang beragama, kita juga mesti ingat dan menyadari. Bahwa dalam keluarga ada sosok pahlawan yang harus kita hormati, taati, sayangi dengan sepenuh jiwa dan raga. Sosok pahlawan keluarga itu adalah Ibu. Ibu yang dengan senang hati mengandung saat kita belum terlahir di dunia, menyayangi anak-anak sejak masih dalam kandungan. Seorang Ibu tak pernah merasa lelah merawat anak-anaknya. Ada pepatah yang mengatakan: "Satu orang Ibu mampu menjaga dan merawat sepuluh orang anak, tetapi sepuluh orang anak seringkali tak mampu merawat dan menjaga seorang Ibu". Ibu adalah sosok luar biasa yang bisa dikategorikan sebagai pahlawan. Yah...pahlawan bagi anak-anak dan suami. Prinsip hidup seorang Ibu adalah ingin melihat anak-anak tumbuh sehat dan bahagia bersama suami mereka. Meski harus dijalani dengan penuh peluh dan rasa lelah yang luar biasa, meski langkah kaki harus berkubang dengan darah, seorang Ibu tak akan sudi melihat anak-anaknya susah dan sedih. Dan ini berlaku sepanjang masa.

Lesti menyanyikan lagu "Keramat" (Tentang Ibu)

"Hai manusia....hormati Ibumu...". Bunyi salah satu lagu Dangdut yang cukup menyayat hati dan menyadarkan kita, bahwa seberapa besar harta yang kita miliki, seberapa hebat prestasi yang kita raih, dan seberapa besar kesuksesan yang kita peroleh, tidak akan pernah sebanding dengan kasih sayang dan perhatian Ibu. Doa Ibu adalah yang paling makbul dan apapun yang terucap dari bibir Ibu bisa menjadi hal atau peristiwa yang berpengaruh dalam hidup kita. Bahkan, Nabi pun ketika ditanya siapakah orang yang terlebih dahulu harus kita hormati, beliau menjawab Ibu, Ibu, dan Ibu. Ini menunjukkan bahwa seorang Ibu adalah sosok mulia yang meski kita hormati, kita jaga dan rawat saat ia sudah mulai lemah, menyayanginya sampai maut memisahkan. Ibu adalah Pahlawan sejati keluarga.

Ibu Adalah Pahlawan Sejati Keluarga 
Previous
Next Post »

4 komentar

  1. Ya Allah..kalau aku ingat Ibu pasti hati ini rasanya ingin runtuh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ibu memang sosok manusia yang luar biasa.

      Hapus
  2. Betul Kawan, rasanya belum banyak yang bisa diberikan untuk kebahagiaan ibu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mari sama-sama mendoakan Ibu dan Ayah kita. Apabila orang tua masih hidup semoga diberi kesehatan dan kemakmuran, namun apabila ada yang orang tuanya sudah meninggalkan doakan agar mereka mendapatkan kebahagiaan dan keselamatan di alam sana, Aamiin.

      Hapus

Komentar Pengunjung Blog